LombokPost – Pertarungan panas akan tersaji di semifinal Cincinnati Open 2025.
Elena Rybakina vs Iga Swiatek menjadi laga penentu siapa yang melangkah ke final WTA 1000 dan mendekat ke gelar bergengsi jelang AS Terbuka 2025.
Selama 176 minggu terakhir, hanya Aryna Sabalenka dan Iga Swiatek yang bergantian menempati peringkat No. 1 dunia.
Sejak Ashleigh Barty pensiun pada 2022, keduanya mengoleksi delapan gelar Grand Slam dari 14 edisi terakhir.
Banyak yang memprediksi Aryna Sabalenka dan Iga Swiatek akan bertemu di semifinal Cincinnati Open. Namun, Elena Rybakina merusak skenario itu.
Pada Jumat, Elena Rybakina yang merupakan unggulan No. 9 menyingkirkan Sabalenka dengan kemenangan telak.
Kini, Elena Rybakina berpeluang meraih kemenangan beruntun atas dua pemain paling dominan di dunia tenis putri.
Iga Swiatek sendiri lolos ke semifinal usai mengalahkan Anna Kalinskaya 6-3, 6-4, mencatatkan semifinal ketiga dalam tujuh percobaan di Cincinnati.
Keunggulan Swiatek
Iga Swiatek punya modal besar menghadapi Elena Rybakina. Dari sembilan pertemuan, ia unggul tipis 5-4, termasuk tiga kemenangan beruntun di musim ini – di Piala United, Doha, dan Roland Garros.
Kondisi fisiknya juga prima karena mendapatkan walkover di babak ketiga saat Marta Kostyuk mundur.
Servis solid dan backhand akurat menjadi senjata utama. Jika menang di semifinal Cincinnati Open, Swiatek akan mencapai final WTA 1000 pertamanya dalam 15 bulan sekaligus memastikan tempat di Final WTA untuk kelima kalinya berturut-turut.
Keunggulan Rybakina
Namun, Elena Rybakina bukan lawan sembarangan. Petenis asal Kazakhstan ini tampil ganas di lapangan keras musim panas ini, dengan rekor 10-2.
Kemenangan atas Aryna Sabalenka menjadi bukti kekuatan servisnya – melepaskan 11 ace dan hanya satu double fault.
“Saya senang dengan servisnya, tentu saja,” ujar Rybakina seusai laga dilansir dari wtatennis.com.
Rekor head-to-head melawan petenis No. 1 dunia juga mentereng, dengan tujuh kemenangan dalam lima tahun terakhir, empat di antaranya atas Iga Swiatek.
Dua tahun lalu, Elena Rybakina bahkan merebut gelar di Indian Wells dan Roma, menumbangkan Iga Swiatek di kedua turnamen tersebut.
Dengan performa saat ini, duel Elena Rybakina vs Iga Swiatek di semifinal Cincinnati Open akan menjadi ujian mental dan fisik bagi keduanya.
Pemenang laga ini berpeluang besar meraih gelar WTA 1000 sekaligus modal penting menuju AS Terbuka 2025.
Editor : Rury Anjas Andita