LombokPost - Jam menunjukkan pukul 04.00 WITA. Langit Lombok masih gelap. Tapi Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, sudah berlari kecil menyusuri jalanan Sirkuit Mandalika.
Bukan untuk olahraga pribadi, melainkan untuk mengecek rute Pocari Sweat Run 2025.
“Kenapa jam 4 pagi? Supaya bisa membayangkan situasi sebenarnya. Kita jadi tahu mana yang masih gelap, mana yang butuh lampu tambahan,” ujar Iqbal. Ia menunjuk beberapa titik yang memang perlu ditambah penerangan.
Di sekelilingnya ada Penjabat Sekda NTB Lalu Moh. Faozal, Kadispar NTB, serta jajaran manajemen Pocari Sweat.
Mereka ikut memastikan bahwa rute lari sepanjang Mandalika benar-benar aman dan nyaman untuk ditempuh ribuan pelari.
Event lari terbesar itu akan berlangsung 12–14 September 2025. Diperkirakan 9.000 peserta akan ikut, mulai dari pelari nasional, internasional, hingga wisatawan yang memang ingin mencicipi Mandalika lewat olahraga.
Bukan hanya soal rute, gubernur juga menyinggung akomodasi peserta, kesiapan tenaga medis, hingga keterlibatan masyarakat lokal.
Ia ingin Lombok bukan hanya jadi tuan rumah, tapi juga memberi kesan mendalam bagi para pelari.
“Alhamdulillah, dari survei tadi secara umum kita lebih dari siap. Ini kali pertama Pocari Sweat Run di Mandalika, dan kita ingin memberikan yang terbaik,” katanya.
Sinyal jelas: Lombok bukan hanya siap jadi destinasi wisata, tapi juga siap jadi tuan rumah ajang lari dunia. (***)
Editor : Alfian Yusni