Allegri mengkritik keras timnya yang dinilai terlalu mudah kebobolan.
Dalam pertandingan yang berlangsung di San Siro, AC Milan yang bermain di kandang sendiri harus tertinggal lebih dulu setelah Federico Baschirotto mencetak gol untuk tim tamu.
Gol ini terjadi akibat kesalahan fatal bek Milan, Strahinja Pavlovic, yang dimanfaatkan dengan baik oleh Cremonese.
Situasi makin memburuk bagi Rossoneri setelah Federico Bonazzoli memperlebar keunggulan Cremonese dengan gol spektakuler.
Bonazzoli melepaskan tendangan salto akrobatik dari dalam kotak penalti yang tak mampu dijangkau kiper Mike Maignan. Gol ini bahkan menjadi kandidat kuat untuk gol terbaik musim ini.
Berbicara kepada media setelah pertandingan, Allegri, yang baru memulai periode keduanya melatih AC Milan, mengungkapkan kekecewaannya.
“Jika kita melihat penampilan, kita memiliki delapan tembakan ke gawang, tetapi perbedaannya terletak pada determinasi saat menyerang dan bertahan,” kata Allegri kepada DAZN Italia.
"Kita kebobolan dua gol yang bisa dihindari jika kita lebih fokus. Beruntung, ini baru putaran pertama dan kita punya waktu untuk memperbaiki detail-detail ini,” tambahnya.
Allegri juga memberikan peringatan tegas kepada para pemainnya untuk segera memperbaiki performa.
“Kita semua harus bersiap dengan cara tertentu, karena kita tidak bisa terus kebobolan gol-gol mudah seperti ini,” tegasnya.
Kekalahan ini menjadi sinyal bahaya bagi AC Milan di awal musim dan Allegri harus segera menemukan solusi untuk masalah pertahanan timnya.(*)
Editor : Redaksi Lombok Post