Lombok Post- Cristiano Ronaldo kembali menjadi pusat perhatian. Dalam lima pertandingan terakhir Timnas Portugal, ia mencetak 75 persen dari total gol yang dibuat tim.
Terbaru, Ronaldo kembali bersinar dalam kemenangan telak Portugal atas Armenia dengan skor 5-0 dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Data dari UEFA dan Opta menunjukkan bahwa dari 16 gol yang dicetak Portugal di lima pertandingan internasional terakhir, 12 di antaranya dicetak oleh Ronaldo.
Statistik ini semakin mengukuhkan statusnya sebagai mesin gol Portugal, bahkan di usianya yang kini menginjak 40 tahun. Pelatih Roberto Martinez mengatakan, kehadiran Ronaldo bukan hanya soal gol, tapi juga mempengaruhi bagaimana lawan menyusun pertahanan.
“Dia masih menjadi poros utama serangan. Bahkan ketika tidak mencetak gol, pertahanan lawan tetap fokus ke dia,” ujar Martinez dikutip dari Sky Sports.
Dalam laga terbaru melawan Armenia pada 6 September 2025, Ronaldo mencetak dua gol dan membawa total gol internasionalnya menjadi 139. Gol pertamanya datang di menit ke-21, disusul gol kedua lewat tendangan voli keras di awal babak kedua. Selain Ronaldo, João Félix juga menyumbang dua gol, sementara João Cancelo melengkapi pesta gol Portugal dengan satu gol tambahan.
Hasil akhir 5-0 untuk Portugal menjadi bukti bahwa tim ini masih sangat kompetitif di level internasional.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Siap Tampil di Piala Dunia 2026: Misi Terakhir Sang Legenda
Meski Ronaldo tidak mencetak semua gol di laga tersebut, kontribusinya tetap krusial. Dengan tambahan dua gol itu, persentase gol yang dicetak Ronaldo untuk Portugal dalam beberapa bulan terakhir tetap mendominasi, yakni 75 persen dari total gol tim.
Kontribusi Ronaldo tidak hanya datang dari penalti, karena sebagian besar golnya justru berasal dari permainan terbuka. Ini sekaligus menjawab kritik bahwa ia hanya mengandalkan bola mati.
Statistik gol Ronaldo ini juga menegaskan bahwa ia masih menjadi tumpuan utama Timnas Portugal. Dalam laga sebelumnya melawan Irlandia, ia juga mencetak dua gol dan memimpin lini depan Portugal dengan dominasi yang sulit ditandingi.
Publik Portugal boleh bangga, tapi sejumlah pengamat mulai mempertanyakan regenerasi lini depan. Nama-nama seperti João Félix, Gonçalo Ramos, hingga Rafael Leão dinilai belum mampu mengambil alih peran sentral Ronaldo secara konsisten.
Menanggapi hal itu, Ronaldo menyatakan dirinya siap membantu proses regenerasi di Timnas Portugal, tapi ia juga tidak akan ragu tampil maksimal jika memang dibutuhkan.
“Saya di sini untuk membantu. Tapi ketika saya dibutuhkan, saya siap mencetak gol untuk Portugal,” ujarnya dalam wawancara bersama Marca.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Semakin Gacor di Pramusim, Tangkas dengan Brace Lawan Almería Dekati 1.000 Gol
Mesin gol Portugal itu juga tampil emosional usai laga melawan Armenia, di mana seluruh tim memberikan penghormatan kepada Diogo Jota, yang baru saja kehilangan anggota keluarga.
Momen itu menjadi pengingat bahwa selain mesin gol, Ronaldo juga pemimpin emosional di ruang ganti.
Kemenangan 5-0 atas Armenia menjadi pengingat bahwa Portugal masih punya banyak amunisi, tapi Ronaldo tetap menjadi ujung tombak yang paling bisa diandalkan. Dengan 139 gol untuk Timnas dan 75 persen kontribusi gol dalam periode terakhir, Ronaldo belum menunjukkan tanda-tanda melambat.
Selama mesin gol Portugal ini masih aktif, harapan publik untuk trofi besar di panggung dunia masih tetap menyala.
Baca Juga: Mees Hilgers Tetap Bisa ke Premier League Meski Indonesia di Luar 100 Besar FIFA
Editor : Siti Aeny Maryam