Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Persiapan MotoGP Sudah 90 Persen, Tiga Pra Event Disiapkan MGPA

Lestari Dewi • Senin, 15 September 2025 | 13:16 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost-Perhelatan MotoGP Mandalika 2025 tinggal beberapa pekan lagi.

Berbeda dari tahun sebelumnya, pengelola sirkuit Mandalika Grand Prix Association (MGPA) tidak menutup lintasan selama persiapan dan beautifikasi sirkuit kebanggaan Indonesia ini.

Direktur Utama InJourney Maya Watono mengatakan, MotoGP tahun ini menjadi kali keempat diselenggarakan di Indonesia.

Selama periode itu banyak event digelar sehingga mengasah keterampilan dan kemampuan pengelola sirkuit.

“Secara infrastruktur sudah siap, persiapan event-event sudah berpengalaman, sehingga tidak perlu (tutup sirkuit),” ucapnya kepada wartawan, Minggu (14/9).

Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka menyampaikan, meski tidak ada penutupan, persiapan beautifikasi lintasan tetap dilakukan di sela event yang berlangsung menjelang MotoGP.

Ia menyebut kesiapan sirkuit sudah mencapai 90 persen.

“Hanya ada perbaikan kecil yang perlu dikoreksi. Di luar sirkuit ini kita upayakan untuk lebih baik dan lebih segar,” sambungnya.

Terpisah, Dirut MGPA Priandhi Satria membenarkan tidak ada penutupan sirkuit menjelang MotoGP Mandalika 2025.

“Dulu karena pertama kali mungkin iya (tutup sirkuit,) cuma sekarang kita sudah terbiasa dengan banyaknya event, seperti Pocari Sweat Run, pekan depan persiapan Mandalika Racing Series, sisanya sepuluh hari menjelang MotoGP pasti bereslah persiapannya,” ungkapnya.

Andhi sapaan akrabnya menuturkan, ada tiga rangkaian pendukung yang disiapkan menyambut kejuaraan dunia ini.

Tiga program tersebut yakni Riders Parade MotoGP di Kota Mataram (1/10), Riders MotoGP Goes to School (2/10), serta Paddock Tour and Watch Free Practice (3/10).

Lima orang pembalap MotoGP saat berolahraga mengelilingi Sirkuit Internasional Mandalika, Loteng, tahun lalu.
Lima orang pembalap MotoGP saat berolahraga mengelilingi Sirkuit Internasional Mandalika, Loteng, tahun lalu.

Ketiga program ini dirancang untuk menghadirkan MotoGP lebih dekat dengan masyarakat, memperkuat interaksi olahraga dunia dengan budaya lokal, serta memberikan pengalaman edukatif bagi generasi muda Lombok.

Rangkaian pra-event dimulai dengan Riders Parade di Kota Mataram.

Parade ini diikuti 12 pembalap MotoGP dunia yang hadir langsung menyapa masyarakat Lombok.

Mereka adalah Marco Bezzecchi, Luca Marini, Somkiat Chantra, Francesco “Pecco” Bagnaia, Maverick Viñales, Brad Binder, Fabio Quartararo, Miguel Oliveira, Raul Fernandez, Franco Morbidelli, Fabio Di Giannantonio, dan Mario Aji.

Kehadiran Mario Aji sekaligus menjadi wakil Indonesia dalam parade bergengsi ini.

Parade dimulai dari Lapangan Sangkareang menuju Jalan Udayana.

Di Udayana, pembalap disambut tarian tradisional sebelum menyapa ribuan penonton.

Setelah itu mereka diajak berbincang singkat di panggung sekaligus membagikan hadiah merchandise kepada penonton.

“Sebuah tantangan unik berupa tarian Pacu Jalur juga akan melibatkan seluruh rider, menciptakan suasana akrab dan penuh keceriaan. Acara ditutup dengan sesi foto bersama, meet and greet, serta kesempatan doorstop interview untuk media,” terangnya.

Sehari setelah parade, MotoGP hadir lebih dekat dengan generasi muda Lombok melalui program Riders Goes to School.

Tahun ini ada dua sekolah yang menjadi lokasi kegiatan, yakni SD Negeri 2 Ngolang dan Pondok Pesantren Nurul Ijtihad Al-Maarif NU Lenser di Lombok Tengah.

Puncak rangkaian pra-event MotoGP Mandalika hadir melalui program Paddock Tour and Watch Free Practice di Sirkuit Mandalika.

Kegiatan ini melibatkan 1.000 siswa dari lima sekolah menengah di Pujut, yaitu SMAN 1 Pujut, SMAN 2 Pujut, SMKN 1 Pujut, SMKN 2 Pujut, dan SMKN 3 Pujut.

Para siswa dipilih karena tinggal di wilayah terdekat dengan Mandalika, sekaligus untuk menegaskan komitmen penyelenggara dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekitar.

Kegiatan paddock tour berlangsung dengan sistem kelompok.

Setiap hari 200 siswa dibagi ke grup kecil berisi 25 orang.

Mereka diajak berkeliling ke delapan station pengalaman yang sudah disiapkan. 

Editor : Kimda Farida
#MotoGP #Sirkuit Mandalika