Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Hati-Hati AC Milan, Formasi Ini Memang Keren, tapi Pertahanan Mulai Dalam Bahaya

Prihadi Zoldic • Rabu, 17 September 2025 | 10:52 WIB
Gambaran formasi AC Milan yang super menyerang, namun berpotensi mengorbankan kemampuan pertahanan.
Gambaran formasi AC Milan yang super menyerang, namun berpotensi mengorbankan kemampuan pertahanan.

 

LombokPost - Dengan akan pulihnya Rafael Leao dan peningkatan kebugaran Christian Pulisic, juga peningkatan kondisi fisik Christopher Nkunku, AC Milan berpeluang menggunakan strategi super offensive. 

Rafael Leao bisa diplot sebagai ujung tombak AC Milan. 

Di belakangnya ada dua pemain AC Milan lain dengan tipe kreatif dan skil full, Christopher Nkunku dan Cristian Pulisic. 

Namun, jika skema ini digunakan, AC Milan akan kehilangan slot gelandang petarung semisal Youssouf Fofana dan Ruben Loftus-Cheek di tengah. 

Paling banter ada Adrien Rabiot yang menemani Luka Modric di lini tengah AC Milan. 

Mereka akan dibantu dua sayap utama AC Milan Pervis Estupinan dan Alexis Saelemaekers. 

Jika benar formasi ini yang digunakan, artinya Adrien Rabiot dan Luka Modric harus berjaga sepanjang pertandingan AC Milan. 

Mereka tak hanya tumpuan kreativitas lini tengah AC Milan. 

Formasi keren AC Milan dengan trisula Christian Pulisic, Christopher Nkunku, dan Rafael Leao di lini depan.
Formasi keren AC Milan dengan trisula Christian Pulisic, Christopher Nkunku, dan Rafael Leao di lini depan.

Lebih dari itu, Luka Modric dan Adrien Rabiot harus menjadi pemutus serangan lawan terhadap AC Milan. 

Baca Juga: AC Milan yang Mengerikan Akan Muncul Selepas Rafael Leao, Christopher Nkunku, Santiago Gimenez, dan Christian Pulisic Fit 100 Persen

Jika tidak, tiga baris bek AC Milan akan mudah terekspos oleh lawan. 

Fikayo Tomori, Strahinja Pavlovic, dan Matteo Gabbia harus benar-benar solid di jantung pertahanan AC Milan. 

Formasi ini agaknya mengorbankan kemampuan bertahan AC Milan, hal yang sejatinya menjadi kelebihan tim di bawah asuhan Massimiliano Allegri. 

Solusi pertahanan lain, dua sayap AC Milan, yakni Alexis Saelemaekers dan Pervis Estupinan harus lebih rajin bolak balik membantu pertahanan. 

Konsekuensi dari langkah itu, kedua pemain AC Milan ini berpotensi terkuras tenaganya sehingga sangat mungkin habis pada pertengahan babak kedua dan harus segera diganti. 

Hal ini juga berlaku bagi Luka Modric yang tak lagi muda, ingat dia kini berusia 40 tahun bersama AC Milan. 

Layak dinanti, akankah formasi dengan trisula maut ini benar-benar diterapkan Massimiliano Allegri atau tidak di AC Milan. 

Rafael Leao, striker AC Milan yang dminati Arsenal.
Rafael Leao, striker AC Milan yang dminati Arsenal.

Termasuk bagaimana Udinese, lawan AC Milan berikutnya bertahan dari gempuran barusan pemain depan mematikan itu. 

Sekaligus bagaimana Udinese memanfaatkan celah kurangnya kemampuan bertahan AC Milan. (yuk/r6) 

 

Editor : Prihadi Zoldic
#christian pulisic #Christopher Nkunku #Rafael Leao #ac milan #luka modric