LombokPost – Pertarungan di lapangan AZA 3X3 Competition 2025 West Nusa Tenggara semakin memanas. Pada hari ketiga, Kamis (18/9), lima tim putra berhasil mengamankan tiket menuju babak perempat final. Perebutan kursi di babak gugur ini berlangsung sengit, bahkan beberapa laga harus diselesaikan melalui babak dramatis sudden death.
Laga pembuka langsung menyajikan ketegangan. Tim putra SMAN 4 Mataram Tim A berhadapan dengan MAN 1 Mataram. Kedua tim bermain imbang 4-4 hingga waktu pertandingan 10 menit habis, memaksa laga berlanjut ke babak sudden death.
Di babak penentuan ini, ketegangan semakin memuncak. Tembakan krusial dari Muhammad Afif Nurmuharram akhirnya memecah kebuntuan, membawa MAN 1 Mataram meraih kemenangan tipis 6-5 dan melaju ke babak berikutnya.
Berbeda dengan laga sebelumnya, tim putra SMAN 5 Mataram menunjukkan dominasi tanpa ampun. Mereka berhasil menundukkan SMAN 2 Jonggat dengan skor telak 11-0 tanpa balas.
Kemenangan ini membuktikan bahwa SMAN 5 Mataram tak hanya kuat di kategori lima lawan lima, tetapi juga di 3X3. Arka Desta Widya menjadi penyumbang poin terbanyak dengan lima poin, disusul Lalu Muhammad Satria Nur dengan empat poin.
SMAN 9 Mataram Tim A juga berhasil mengamankan kemenangan meyakinkan dengan skor 8-4 saat melawan SMKN 3 Mataram. Kombinasi solid dari Nanda Dhananjaya dan Jonathan Sorilla Olatoven, yang masing-masing mencetak empat poin, menjadi kunci kemenangan.
Hasil ini memastikan SMAN 9 Mataram Tim A berhak melenggang ke babak perempat final. Namun, nasib berbeda dialami tim B dari sekolah yang sama. SMAN 9 Mataram Tim B harus mengakui keunggulan SMAN 2 Mataram dengan skor telak 12-3.
Laga penutup hari ketiga menjadi milik SMA Amman Academy. Mereka berhasil mengalahkan SMAN 4 Mataram dengan skor 10-6.
Kemenangan ini tak lepas dari peran krusial Muhammad Faisal Ghani, yang menyumbang sembilan poin dari total 10 poin timnya. Aksi individu yang luar biasa ini membawa SMA Amman Academy melaju ke babak selanjutnya.
AZA 3X3 Competition 2025 ini merupakan bagian dari rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2025–2026 yang digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia, menjadi wadah bagi para student athlete untuk mengasah bakat dan menunjukkan performa terbaik.
Editor : Pujo Nugroho