Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kisah Unik Indria Alya Revalitha, dari Lapangan Basket Honda DBL ke Juara Tolak Peluru  

Pujo Nugroho • Jumat, 19 September 2025 | 17:32 WIB

 

Indria Alya (barisan atas, kedua dari kiri) saat berhasil membawa timnya melaju ke Fantastic Four DBL West Nusa Tenggara.
Indria Alya (barisan atas, kedua dari kiri) saat berhasil membawa timnya melaju ke Fantastic Four DBL West Nusa Tenggara.

LombokPost - Siapa sangka, di balik kehebatannya di lapangan basket, Indria Alya Revalitha memiliki bakat tersembunyi di cabang olahraga lain? Pemain andalan SMAN 1 Narmada di ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2025 West Nusa Tenggara ini ternyata juga seorang juara tolak peluru.

Kisah uniknya bermula dari hal sederhana, yaitu sebuah lemparan cepat (passing) saat latihan basket. Kejutan ini membuktikan betapa serbagunanya Alya sebagai student athlete berprestasi.

Indria Alya Revalitha, atau yang akrab disapa Alya, dikenal luas di kalangan penggemar DBL sebagai salah satu pemain kunci.

Prestasinya bersama SMAN 1 Narmada tidak main-main. Ia pernah mengantarkan timnya menjadi juara, meraih gelar MVP DBL dua kali berturut-turut, dan selalu lolos dalam seleksi DBL Camp. Namun, di luar prestasi basket yang gemilang itu, kisahnya di dunia atletik justru mencuri perhatian.

Pada tahun 2022, saat masih duduk di bangku SMP, Alya tiba-tiba diajak gurunya untuk mengikuti SAC (Student Athletics Championship) Indonesia Bali-Nusra Qualifiers.

Alasannya sederhana, sang guru melihat kekuatan lemparan Alya saat melakukan passing dalam latihan basket. "Passing-nya lumayan keras dan jauh," kenang Alya.

Tanpa persiapan matang, Alya hanya sempat berlatih satu hari menjelang kompetisi. Ajaibnya, ia berhasil mencatatkan tolakan sejauh 7,42 meter dan keluar sebagai juara pertama.

Meskipun sempat dilirik untuk serius menekuni tolak peluru, bahkan ditawari masuk PPLP, Alya tetap memilih fokus pada basket.

Jarak yang jauh antara sekolah dan tempat latihan, serta kecintaannya pada olahraga bola basket, membuat Alya yakin untuk terus mengejar impiannya di Honda DBL.

Keputusan itu terbukti tepat. Bersama SMAN 1 Narmada, Alya berhasil mencapai puncaknya dengan meraih penghargaan MVP dua kali beruntun, sebuah pencapaian langka di dunia DBL.

Saat ini, Alya memprioritaskan basket, terutama karena targetnya untuk membawa SMAN 1 Narmada kembali meraih gelar juara di musim terakhirnya.

Meski demikian, pengalaman singkatnya di dunia atletik tetap menjadi cerita berharga. "Kalau ditanya suka atau enggak, aku lumayan suka juga sama tolak peluru," katanya sambil tersenyum.

Namun, kecintaannya pada basket membuatnya lebih memilih untuk fokus di sana. Kisah Alya menjadi bukti nyata bahwa bakat di satu olahraga bisa membuka pintu kejutan di bidang lain, dan Honda DBL menjadi panggung yang sempurna untuk menunjukkan talenta luar biasa para student athlete.

Editor : Pujo Nugroho
#Honda DBL with Kopi Good Day 2025 #SMAN 1 Narmada #student athlete #Indria Alya Revalitha #Honda DBL with Kopi Good Day 2025 West Nusa Tenggara