LombokPost - Kabar buruk menghantam kubu Arsenal dan manajer Mikel Arteta. Kapten Arsenal, Martin Odegaard, dipastikan harus menepi dalam waktu yang cukup panjang setelah mengalami cedera lutut parah yang menimpa dirinya saat membela The Gunners menghadapi West Ham United di Liga Inggris dua pekan lalu.
Cedera ini menjadi pukulan telak bagi Martin Odegaard yang baru saja berupaya menemukan performa terbaiknya musim ini. Gelandang asal Norwegia berusia 26 tahun itu diperkirakan baru akan kembali beraksi setelah jeda internasional November 2025.
Artinya, Odegaard akan absen panjang dan harus melewatkan serangkaian jadwal krusial baik bersama Arsenal maupun Timnas Norwegia.
Momen nahas bagi Martin Odegaard terjadi saat duel Arsenal kontra West Ham United. Odegaard mengalami benturan keras di bagian lutut dengan pemain lawan, Crysencio Summerville.
Meski sempat mencoba melanjutkan permainan, rasa sakit yang tak tertahankan memaksa Kapten Arsenal itu ditarik keluar dan digantikan Martin Zubimendi.
Kekhawatiran manajemen Arsenal dan penggemar The Gunners akhirnya terjawab. Klub telah mengonfirmasi bahwa Odegaard mengalami masalah serius pada ligamen MCL di lututnya.
Meskipun Arsenal tidak memberikan waktu absen yang pasti, penarikan dirinya dari Timnas Norwegia telah mengindikasikan bahwa cedera lutut parah ini jauh lebih serius dibandingkan cedera bahu yang sempat ia alami sebelumnya saat melawan Leeds United dan Nottingham Forest. Musim ini memang belum bersahabat bagi Martin Odegaard.
Akibat cedera lutut parah ini, Martin Odegaard harus absen dalam setidaknya tujuh pertandingan penting yang akan dijalani Arsenal. Daftar laga krusial yang akan dilewatkan oleh Kapten Arsenal ini dimulai dari derbi London melawan Fulham pada 18 Oktober mendatang.
Jadwal padat The Gunners semakin berat tanpa kehadiran sang gelandang Norwegia. Odegaard dipastikan absen pada duel krusial Liga Champions menghadapi lawan berat, Atletico Madrid, dua pekan setelahnya.
Selain itu, Arsenal juga harus berjuang tanpanya di laga domestik melawan Crystal Palace, dan di EFL Cup saat menghadapi Brighton and Hove Albion. Serangkaian absen Odegaard ditutup dengan laga Liga Inggris melawan Burnley, duel Liga Champions kontra Slavia Praha (4 November), dan pertandingan melawan Sunderland (8 November) sebelum jeda internasional.
Tidak hanya Arsenal, Timnas Norwegia juga terpukul akibat absen panjang yang dialami Martin Odegaard. Sang kapten tidak akan bisa membela timnya dalam dua pertandingan terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Estonia dan Italia.
Untungnya, Norwegia hanya membutuhkan satu poin saja dari dua pertandingan sisa tersebut untuk mengamankan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026, berkat penampilan fantastis mereka yang menyapu bersih enam kemenangan di Grup I.
Jika proses pemulihan berjalan sesuai harapan, Martin Odegaard diperkirakan dapat kembali ke skuad Arsenal setelah jeda internasional November 2025. Diharapkan, Kapten Arsenal itu sudah bisa tampil dalam North London Derby yang panas melawan Tottenham Hotspur pada 23 November, serta pertarungan besar Liga Champions melawan Bayern Munchen tiga hari berselang.
Tanpa Martin Odegaard, Manajer Arsenal, Mikel Arteta, kini harus memutar otak mencari solusi terbaik di lini tengah. Sebelumnya, saat Odegaard sempat cedera bahu, Mikel Merino sempat mengisi pos gelandang serang. Namun, mantan pemain Real Sociedad itu dinilai masih minim ketajaman dalam menciptakan peluang krusial.
Kini, fokus Mikel Arteta beralih pada Eberechi Eze sebagai kandidat kuat untuk menggantikan peran Kapten Arsenal di posisi playmaker. Pemain internasional Inggris itu dinilai menjanjikan ketika ditempatkan lebih ke tengah, seperti saat Arsenal menghadapi Newcastle United.
Selain itu, The Gunners juga memiliki wonderkid Ethan Nwaneri. Pemain berusia 18 tahun ini menunjukkan kemajuan pesat di Timnas Inggris U-21, terbukti dengan dua assist dalam satu pertandingan. Kabarnya, Mikel Arteta sedang mempertimbangkan untuk memberikan lebih banyak kesempatan bermain kepada Ethan Nwaneri sebagai opsi jangka pendek selama Martin Odegaard menjalani absen panjang akibat cedera lutut parah ini.
Editor : Pujo Nugroho