Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Muhardin Saputra Sumbang Medali Perunggu Pertama Cabor Atletik NTB di Popnas XVII Jakarta

Pujo Nugroho • Rabu, 5 November 2025 | 16:07 WIB

 

Atlet atletik NTB Muhardin Saputra (kanan) meraih medali perunggu di Popnas XVII Jakarta.
Atlet atletik NTB Muhardin Saputra (kanan) meraih medali perunggu di Popnas XVII Jakarta.

LombokPost - Cabang olahraga (cabor) Atletik NTB akhirnya berhasil memecahkan 'telur' medali perdananya bagi Kontingen NTB pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII Jakarta. Atlet muda berbakat, Muhardin Saputra, sukses menyumbangkan medali perunggu pertama dari cabor bergengsi ini.

Muhardin Saputra yang turun di nomor spesialisnya, 800 meter putra, menunjukkan performa yang sangat impresif. Berlaga di Lapangan PPOP Ragunan, atlet pelajar asal Kota Bima ini berhasil mencatatkan waktu 1 menit 57.21 detik. Sebuah pencapaian yang membanggakan kontingen NTB di kancah Popnas XVII Jakarta.

Pada laga final 800 meter putra tersebut, Muhardin Saputra harus mengakui keunggulan dua pesaingnya. Medali emas Popnas XVII Jakarta diraih Galuh Candra Hidayat dari Lampung dengan catatan waktu tipis, 1 menit 56.74 detik.

Sementara itu, medali perak menjadi milik Raditya Putu Tama asal Jogjakarta dengan torehan waktu 1 menit 57.00 detik. Capaian medali perunggu  Muhardin Saputra ini menjadi sinyal positif.

Performa yang ditunjukkan Muhardin Saputra di final bahkan jauh lebih baik dari babak kualifikasi. Sebelumnya, di heat 1 babak kualifikasi, ia menempati peringkat satu dengan catatan waktu 2 menit 01.98 detik. 

Pelatih Atletik NTB, M Ariy Dermawan, mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian Muhardin Saputra. "Alhamdulillah, ini menjadi pembuka keran medali bagi Kontingen NTB di Popnas XVII Jakarta, khususnya dari cabor atletik. Kami tentu berharap kedepannya akan muncul medali-medali yang lain lagi, target utama kami tentu adalah emas," ujar Ariy.

Meski meraih medali perunggu, evaluasi tetap menjadi fokus. Secara khusus, Ariy menilai performa Muhardin Saputra kedepannya perlu pembenahan pada strategi berlomba.

"Evaluasi strategi sangat penting agar potensi terbaik dan hasil terbaik bisa dicapai. Ini demi hasil yang lebih baik lagi bagi Atletik NTB di kompetisi mendatang," tegasnya.

Dengan tambahan medali perunggu dari Muhardin Saputra di cabor atletik, Kontingen NTB kini sudah mengoleksi total 5 medali. Rincian perolehan medali NTB terdiri dari 1 medali perak dan 4 medali perunggu. Medali perak disumbangkan Elsa Azizaturohmi dari cabor taekwondo di kelas over 68 kilogram.

Tiga medali perunggu lainnya bagi NTB sebelumnya juga diraih dari cabor taekwondo, yakni melalui Ihsan Dafa Maulana di kelas under 73 kilogram, Zaskia Septiana di kelas under 59 kilogram, dan Annora Callysta Cira di kelas under 68 kilogram.

Sumbangan Muhardin Saputra dari cabor atletik di Popnas XVII Jakarta ini diharapkan dapat memicu semangat atlet cabor lain untuk terus menambah pundi-pundi medali Kontingen NTB.

Editor : Pujo Nugroho
#atletik #POPNAS XVII #Dispora NTB #Pasi NTB #POPNAS XVII Jakarta 2025