LombokPost - Liga champions kembali menyajikan drama sengit antara dua tim teratas, Arsenal dan Bayern Munchen. Dalam duel akbar yang berlangsung di Emirates Stadium, Arsenal sukses menunjukkan keganasan mereka, terutama di babak kedua, untuk mengamankan tiga poin penting dengan skor akhir 3-1.
Pertemuan ini sangat krusial karena mempertemukan tim yang sama-sama memiliki rekor 100 persen kemenangan di fase awal kompetisi liga champions ini. Duel antara Arsenal dan Bayern Munchen ini diprediksi sengit, dan terbukti kedua tim saling menghormati di sepuluh menit awal pertandingan.
Arsenal unggul lebih dulu pada babak pertama berkat sundulan brilian dari Jurrien Timber. Memanfaatkan sepak pojok terukur dari Bukayo Saka, Timber berhasil memenangkan duel udara dan mengarahkan bola melewati jangkauan Manuel Neuer.
Gol ini menjadi spesial karena merupakan gol ke-10 Arsenal yang lahir dari skema sepak pojok musim ini. Sayangnya, keunggulan Arsenal tidak bertahan lama. Bayern Munchen yang didominasi penguasaan bola membalas melalui aksi memukau gelandang remaja Lennart Karl.
Umpan diagonal Joshua Kimmich disambut Michael Olise dengan crossing voli, yang diselesaikan Karl dengan tembakan first time akurat, membuat skor berubah 1-1. Gol ini juga memutus rekor tak kebobolan Arsenal di Emirates Stadium dalam fase grup Liga Champions di bawah asuhan Mikel Arteta.
Memasuki babak kedua, Mikel Arteta menginstruksikan anak asuhnya untuk meningkatkan intensitas serangan. Arsenal mulai mendominasi dan menggempur pertahanan Bayern Munchen.
Peluang demi peluang tercipta, termasuk usaha Bukayo Saka dan Mikel Merino. Namun, titik balik terjadi setelah Arteta melakukan pergantian pemain krusial. Masuknya Gabriel Martinelli dan Riccardo Calafiori benar-benar mengubah jalannya pertandingan, membuat Arsenal semakin ganas dan tak terhentikan.
Dominasi Arsenal akhirnya berbuah hasil. Pergantian pemain Arteta terbukti jitu ketika Noni Madueke, yang masuk di babak pertama, mencetak gol perdananya untuk Arsenal. Menerima umpan silang akurat dari Calafiori, Madueke menyambutnya di tengah kotak penalti untuk menjebol gawang Neuer, mengubah skor menjadi 2-1.
Gol ini tak lepas dari kerja keras Declan Rice yang memenangkan bola di lini tengah. Tak lama berselang, giliran Gabriel Martinelli yang menegaskan kemenangan Arsenal. Sebuah serangan balik cepat diinisiasi Ebere Eze yang mengirim umpan terobosan jauh. Martinelli yang berlari dari areanya sendiri berhasil mengejar bola, melewati kiper Manuel Neuer yang maju jauh, dan dengan mudah menceploskan bola ke gawang kosong. Gol Martinelli ini merupakan yang keempat dari empat penampilannya di liga champions musim ini.
Kemenangan 3-1 ini tidak hanya mengukuhkan posisi Arsenal di puncak klasemen dengan selisih tiga poin, tetapi juga menjadikan mereka satu-satunya tim tak terkalahkan di kompetisi liga champions musim ini.
Baca Juga: Misi Balas Dendam Harry Kane ke Arsenal di Panggung Liga Champions
Hasil ini menjadi penegas kekuatan The Gunners yang tampil luar biasa menghadapi Bayern Munchen, tim yang sebelumnya juga tak terkalahkan di Eropa. Arsenal telah mengirim pesan kuat kepada seluruh peserta liga champions bahwa mereka adalah penantang serius gelar.
Editor : Pujo Nugroho