Lombok Post- Kontroversi mewarnai lanjutan Liga Inggris setelah pelatih Leeds United, Daniel Farke, melontarkan tudingan keras bahwa Man City menang curang dalam duel panas di Etihad Stadium.
Insiden jeda permainan akibat dugaan cedera palsu menjadi pemicu ledakan emosi sang pelatih, yang menilai situasi itu dimanfaatkan Manchester City untuk mengatur ulang strategi kemenangan mereka.
Pada menit krusial, kiper Gianluigi Donnarumma tiba-tiba meminta perawatan medis. Momen itu membuat wasit menghentikan permainan. Menurut Farke, jeda tersebut digunakan Pep Guardiola untuk mengumpulkan pemain City dan memberikan instruksi taktis tambahan. Di sisi lain, Leeds sedang membangun momentum menyerang.
“Anda bisa menyebutnya pintar atau sesuai aturan, tapi secara pribadi saya tidak suka. Itu jelas cedera palsu, dan saya rasa aturan seperti ini harus diubah,” ujar Farke dalam wawancara pasca-pertandingan.
Kritik tersebut langsung memicu perdebatan luas di kalangan penggemar, analis, dan media Inggris.
Baca Juga: Pep Guardiola Sebut Manchester City Bukan Kandidat Juara Liga Champions 2025/26
Farke menegaskan bahwa ia bahkan sudah menegur ofisial keempat di pinggir lapangan.
“Saya bertanya kepada wasit keempat apakah mereka ingin melakukan sesuatu, dan mereka bilang: ‘Tidak, tangan kami terikat!’” katanya, kembali menegaskan keyakinannya bahwa Man City menang curang melalui celah regulasi.
Di tengah laporan media, pemain City, Phil Foden, disebut mengakui bahwa perubahan taktis yang diberikan Guardiola pada momen jeda itu berperan besar dalam gol penentu di menit-menit akhir.
Fakta tersebut makin menguatkan tudingan Farke bahwa Man City menang curang lewat manipulasi momentum pertandingan.
Perdebatan pun meluas di kalangan pecinta sepak bola, terutama mengenai regulasi terkait penanganan cedera dan jeda permainan.
Banyak yang menilai bahwa aturan memang rawan disalahgunakan, sementara sebagian lainnya menilai tindakan City masih berada dalam batas regulasi.
Meski demikian, Farke menutup konferensi pers dengan desakan tegas.
Ia berharap FA mengkaji ulang aturan agar kejadian seperti ini tidak terulang.
Kontroversi mengenai dugaan Man City menang curang diprediksi masih akan menjadi topik hangat dalam beberapa hari mendatang.
Baca Juga: Barcelona Prihatin, Lamine Yamal Jadi ‘Public Enemy No. 1’ di Laga Away
Editor : Kimda Farida