LombokPost-Jelang putran final Mandalika festival of Speed (MFoS) pada akhir pekan ini, 12-14 Desember, sebanyak 20 pembalap telah mengikuti sesi Paid Practice MFoS.
Para pembalap hadir tidak hanya untuk memanaskan mesin, melainkan juga untuk merasakan karakteristik lintasan Sirkuit Mandalika yang terkenal teknis dan menantang, terutama ketika cuaca berubah secara cepat.
Manajer Motorsport Mandalika Grand Prix Association (MGPA) DennyPribadi menjelaskan, sebanyak 20 pembalap ambil bagian dalam Paid Practice tersebut.
Angka ini menunjukkan antusiasme tinggi dari pebalap nasional maupun komunitas motorsport yang ingin mengoptimalkan persiapan sebelum akhir pekan balap MFoS dimulai. Latihan kali ini berlangsung dalam kondisi lintasan yang tidak stabil.
"Hari ini cuacanya cukup unik, mulai dari hujan hingga terang, bahkan terjadi dua kali perubahan cuaca. ungkapnya. Perubahan cepat tersebut membuat para peserta harus mampu beradaptasi, baik dalam pemilihan ban maupun penyetelan kendaraan, agar tetap kompetitif ketika kondisi lintasan berubah dalam hitungan menit," ungkap Denny.
Menurutnya, kondisi seperti ini memberi pengalaman berharga, memperkaya referensi teknis sekaligus meningkatkan kesiapan pembalap menghadapi race weekend yang kerap menghadirkan situasi tak terduga.
Lantas berapa tarif yang dikenakan bagi driver yang hendak mengikuti Paid Practise ini? Denny mengatakan, Program Paid Practice dibagi ke dalam dua sesi: pagi dan siang. Skema pembayarannya ditetapkan berdasarkan kapasitas mesin kendaraan, yaitu:
• Mobil di bawah 2500 cc: Rp 1.600.000 per sesi
• Mobil di atas 2500 cc: Rp 2.750.000 per sesi
Setiap sesi berlangsung selama 3 jam, sehingga total waktu 2 sesi mencapai 6 jam. Rinciannya sebagai berikut:
• Sesi 1 (Pagi): 09.00 – 12.00 WITA
• Istirahat: 12.00 – 13.00 WITA
• Sesi 2 (Siang): 13.00 – 16.00 WITA
Pendekatan ini telah diterapkan secara konsisten oleh MGPA sebagai bentuk upaya memberikan ruang berlatih bagi spektrum peserta yang lebih luas, mulai dari pengguna mobil harian hingga pemilik kendaraan performa tinggi.
Durasi panjang ini memberikan kesempatan bagi pembalap untuk mengeksplorasi kemampuan kendaraan secara lebih komprehensif, baik dalam kondisi lintasan basah maupun kering.
Direktur Utama PT MGPA Priandhi Satria mengatakan, dinamika perubahan cuaca justru memberikan nilai tambah bagi para peserta.
Paid Practice memberikan gambaran yang sangat baik tentang kesiapan para pembalap menjelang putaran final Mandalika Festival of Speed (MFoS).
Perubahan cuaca yang terjadi dua kali membuat sesi latihan menjadi lebih realistis, karena inilah situasi yang kerap muncul dalam balap sesungguhnya.
"Kami senang melihat para pembalap mampu beradaptasi dengan cepat dan memanfaatkan waktu latihan secara maksimal," ungkapnya.
MGPA terus berupaya menyediakan wadah latihan yang aman, terukur, dan berkualitas. Kami berharap sesi Paid Practice ini menjadi modal kuat bagi seluruh peserta sebelum memasuki race weekend.
Paid Practice menjadi kesempatan penting bagi para pembalap dalam mematangkan strategi dan setelan kendaraan sebelum menghadapi persaingan sesungguhnya di putaran final MFoS 2025.
Kondisi cuaca cepat berubah, durasi panjang, serta antusiasme tinggi peserta memberikan warna tersendiri pada sesi hari ini.
"MGPA berharap pengalaman yang diperoleh dapat dimanfaatkan oleh seluruh pembalap untuk tampil lebih kompetitif pada akhir pekan ini," tutup dia.
Editor : Siti Aeny Maryam