LombokPost – Wildcard Australian Open 2026 kembali diumumkan. Empat petenis Australia, Rinky Hijikata, Priscilla Hon, Talia Gibson, dan Taylah Preston, dipastikan tampil di babak utama tunggal Australian Open 2026 di Melbourne Park pada Januari mendatang.
Keputusan ini membuat jumlah wakil tuan rumah di undian utama semakin bertambah. Dengan penambahan tersebut, pemain Australia di babak utama Australian Open 2026 kini mencapai 16 orang, masing-masing delapan di sektor putra dan delapan di sektor putri.
Pemberian wildcard ini sekaligus menegaskan fokus Tennis Australia dalam menguatkan regenerasi dan prestasi pemain lokal di panggung Grand Slam.
Priscilla Hon Menuai Wildcard Usai Musim Terbaik
Wildcard Priscilla Hon diberikan setelah ia menorehkan musim terbaik sepanjang kariernya. Petenis berusia 27 tahun itu untuk pertama kalinya menembus babak ketiga Grand Slam, yakni di US Open, sebelum debut di peringkat 100 besar dunia.
Hon juga lolos ke Wimbledon, melaju ke babak ketiga turnamen WTA 1000 Beijing, serta menjuarai dua gelar ITF W75 di Brisbane dan Rumania.
“Saya sangat berterima kasih kepada Tennis Australia atas wildcard ini,” kata Hon, yang sempat menembus peringkat tertinggi karier di posisi 94 dunia sebelum kini berada di peringkat 119.
“Saya memacu tubuh saya dengan keras untuk mencoba menghindari kebutuhan wildcard, tetapi saya sangat berterima kasih atas dukungan mereka yang berkelanjutan. Saya bangga mewakili Australia dan tidak sabar untuk melihat sejauh mana saya bisa melangkah!” ujarnya.
Hijikata Kembali ke Babak Utama AO
Di sektor putra, Rinky Hijikata kembali menerima wildcard Australian Open 2026. Musim 2025 menjadi tahun penting bagi Hijikata, terutama di nomor ganda saat ia mencapai final Wimbledon bersama David Pel. Sebelumnya, ia juga menjuarai ganda AO 2023 bersama Jason Kubler.
Di nomor tunggal, Hijikata menutup musim dengan kuat setelah menjuarai Playford Challenger, yang mengangkat peringkatnya ke posisi 114 dunia. Ia juga mencatat kemenangan di Wimbledon, Indian Wells, dan Miami.
“Saya sangat bersyukur mendapatkan kesempatan lain untuk bermain di babak utama AO,” kata Hijikata.
“Tidak ada yang lebih baik daripada berkompetisi di Grand Slam kandang dan saya memiliki beberapa kenangan terbaik saya di Melbourne. Saya tidak sabar untuk merasakan atmosfer yang meriah di bulan Januari,” tegasnya.
Preston dan Gibson Bawa Tren Positif
Nama Taylah Preston juga masuk daftar penerima wildcard Australian Open 2026. Petenis 20 tahun itu tampil impresif dengan memenangkan 31 dari 37 pertandingan sejak September, sekaligus mengangkat tiga gelar Australian Pro Tour di Wagga Wagga, Darwin, dan Brisbane.
“Saya sangat bersyukur dan bersemangat atas kesempatan untuk bermain di babak utama di Melbourne lagi,” kata Preston.
“Ini sangat berarti dan saya tidak sabar untuk bermain di sana dan berkompetisi,” tambahnya.
Sementara itu, Talia Gibson menikmati performa puncak di akhir musim dengan masuk tim Piala Billie Jean King Australia serta menjuarai turnamen Australian Pro Tour di Sydney. Gibson juga mencetak kemenangan babak utama Grand Slam pertamanya di AO 2025.
“Saya sangat senang menerima wildcard babak utama ke Australian Open dan sangat berterima kasih kepada Tennis Australia karena telah memberi saya kesempatan luar biasa ini,” kata Gibson.
“Saya memiliki pengalaman terbaik memenangkan pertandingan babak utama pertama saya di AO pada awal tahun ini, jadi saya tidak sabar untuk merasakan atmosfer luar biasa dari penonton tuan rumah lagi pada bulan Januari,” pungkasnya.
Wildcard Luar Negeri dan Agenda Selanjutnya
Selain pemain Australia, wildcard AO 2026 juga diberikan kepada dua petenis Prancis, Tiantsoa Sarah Rakotomanga Rajaonah dan Kyrian Jacquet. Rakotomanga Rajaonah baru saja menjuarai gelar WTA pertamanya di Sao Paulo, sementara Jacquet menembus perempat final ATP di Metz dan mencapai peringkat tertinggi kariernya di posisi 137.
Masih akan ada tambahan nama penerima wildcard lainnya menjelang Australian Open 2026 yang dijadwalkan mulai bergulir pada 18 Januari.
Editor : Rury Anjas Andita