Aturan La Liga Ancam Barcelona dan Real Madrid, Daya Saing Eropa Terancam dalam 5 Tahun
Ivan Mardiansyah• Jumat, 26 Desember 2025 | 18:53 WIB
Aturan La Liga dinilai mengancam Barcelona dan Real Madrid. Gerard Piqué sebut daya saing Eropa bisa hilang dalam 5 tahun.
LombokPost - Aturan La Liga kembali menjadi sorotan setelah muncul peringatan keras soal masa depan dua raksasa Spanyol. Barcelona dan Real Madrid terancam tersingkir dari peta persaingan Eropa dalam lima tahun ke depan akibat regulasi finansial yang dinilai terlalu ketat. Isu ini mencuat setelah mantan bek Barcelona, Gerard Piqué, melontarkan kritik terbuka terkait penerapan aturan La Liga dan ketimpangan Financial Fair Play di Eropa.
Menurut Piqué, aturan La Liga yang ketat membuat Barcelona dan Real Madrid semakin sulit bersaing dengan klub-klub elite dari liga lain. Ia menilai regulasi finansial tidak diterapkan dengan standar yang sama di seluruh Eropa. Akibatnya, klub-klub Spanyol berada pada posisi yang kurang menguntungkan ketika harus bersaing di Liga Champions dan kompetisi antarklub Eropa lainnya.
“Aturan La Liga membuat kita berada di jalur di mana dalam lima tahun ke depan, Barcelona dan Real Madrid tidak akan mampu bersaing di Eropa. Entah sepak bola Eropa diatur dengan lebih baik, atau kita akan terus bersaing dengan aturan yang tidak sama,” ujar Gerard Piqué.
Barcelona dan Real Madrid selama ini dikenal sebagai ikon dominasi Eropa. Namun, tekanan aturan La Liga terkait batas gaji dan pengeluaran klub membuat ruang gerak keduanya semakin terbatas. Di tengah ketatnya regulasi tersebut, klub-klub dari Premier League dinilai lebih fleksibel dalam berinvestasi, memperkuat skuad, dan menjaga daya saing di level tertinggi.
Ancaman Barcelona dan Real Madrid tersingkir dari peta persaingan Eropa bukan sekadar isu jangka pendek. Piqué menegaskan bahwa tanpa perubahan signifikan, kesenjangan kualitas antarliga akan semakin melebar. Aturan La Liga yang bertujuan menjaga stabilitas finansial justru berpotensi mengorbankan daya saing klub-klub besar Spanyol di kancah internasional.
Dalam lima tahun ke depan, Barcelona dan Real Madrid dituntut beradaptasi dengan situasi ini. Jika tidak, dominasi historis mereka di Eropa bisa tinggal cerita. Peringatan Piqué menjadi alarm keras bahwa sepak bola Eropa membutuhkan kesetaraan regulasi agar persaingan tetap sehat dan adil bagi semua liga.
Aturan La Liga kini berada di titik krusial. Apakah regulasi akan disesuaikan demi menjaga daya saing Barcelona dan Real Madrid, atau justru membuat dua raksasa itu semakin tertinggal di Eropa, akan menjadi salah satu cerita besar sepak bola dalam beberapa tahun ke depan.