Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gol Wilson Disahkan VAR, Liverpool Kena Hukuman Garis Tinggi

Marthadi • Minggu, 4 Januari 2026 | 23:15 WIB

Harry Wilson berada dalam posisi onside karena dimainkan oleh Virgil van Dijk. (Gambar: Premier League)
Harry Wilson berada dalam posisi onside karena dimainkan oleh Virgil van Dijk. (Gambar: Premier League)
LombokPost - VAR kembali jadi sorotan di Liga Inggris. Gol Harry Wilson yang sempat dianulir akhirnya disahkan, dan Liverpool harus membayar mahal kesalahan garis pertahanan mereka.

Penjelasan resmi Premier League mengakhiri polemik yang memanaskan laga Fulham vs Liverpool di Craven Cottage.

Mengutip laporan Mirror.co.uk, Wilson sempat membawa Fulham unggul 1-0 pada Minggu (4/1) sebelum hakim garis mengangkat bendera tanda offside. Namun, keputusan tersebut dibatalkan setelah intervensi Video Assistant Referee (VAR).

Gol itu tercipta dari pergerakan cerdas Wilson yang menerima umpan flick Raul Jimenez di belakang lini pertahanan Liverpool. Pemain asal Wales tersebut berlari melewati Ryan Gravenberch sebelum melepaskan tembakan keras menyilang yang tak mampu dihentikan Alisson Becker.

Selebrasi Wilson dan publik Craven Cottage sempat terhenti. Tayangan ulang memperlihatkan posisi sang gelandang sangat tipis dan nyaris sejajar dengan Virgil van Dijk sebagai bek terakhir Liverpool.

Setelah pemeriksaan di pusat VAR Stockley Park, gol tersebut akhirnya disahkan. Melalui akun resmi X, pusat pertandingan Premier League menyatakan bahwa Wilson berada dalam posisi onside.

“VAR memeriksa keputusan wasit yang menyatakan tidak ada gol dan memastikan bahwa Wilson berada dalam posisi onside, sehingga merekomendasikan gol tersebut disahkan,” tulis pernyataan resmi Premier League.

Rekaman VAR menunjukkan Van Dijk secara tipis membuat Wilson tetap onside, berkat timing lari yang sempurna ke belakang pertahanan.

Mantan kiper Fulham, Mark Schwarzer, menilai gol tersebut menjadi peringatan bagi Liverpool.
“Sekarang ada sedikit tanda tanya untuk Liverpool. Mereka dihukum karena garis pertahanan yang terlalu tinggi,” ujar Schwarzer kepada BBC Radio 5 Live.

“Setelah itu, mereka harus bermain lebih dalam. Fulham yang sudah mencetak gol tampil penuh percaya diri dan lebih agresif.”

Awal cepat Fulham terjadi setelah laga sempat tertunda akibat keadaan darurat medis di tribun Craven Cottage. Kick-off mundur dari pukul 15.00 menjadi 15.15 waktu setempat.

Liverpool sendiri tampil tanpa Hugo Ekitike, yang dicoret dari skuad karena masalah kebugaran ringan. Manajer Arne Slot mengakui sang penyerang mengalami kelelahan akibat menit bermain berlebih.

Baca Juga: Liverpool Goyah, Fulham Intip Kejutan di Craven Cottage

“Alexander Isak sudah absen beberapa pekan, dan itu membuat Hugo harus bermain terlalu banyak,” kata Slot.
“Itu menyebabkan cedera hamstring ringan. Kami berharap dia bisa kembali saat melawan Arsenal, meski belum bisa dipastikan.”

Gol Wilson bukan sekadar pembuka skor, tetapi juga cermin masalah Liverpool: garis tinggi, satu celah, dan hukuman langsung.

Editor : Marthadi
#Liverpool kebobolan #Kontroversi offside #Fulham vs Liverpool #Gol Harry Wilson #VAR Premier League