LombokPost - Pertamina Enduro VR46 Racing Team resmi membuka lembaran baru jelang MotoGP 2026. Tim milik legenda hidup Valentino Rossi itu meluncurkan livery anyar hitam-kuning dengan konsep filosofi mendalam bertajuk “BLACKANDLIGHT”, dalam acara peluncuran di Roma, Rabu (14/1).
Livery MotoGP 2026 ini menandai transisi besar VR46 dari era warna neon ke identitas visual yang lebih gelap, elegan, dan penuh makna. Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli menjadi dua pembalap yang akan mengusung motor berselubung hitam-kuning tersebut sepanjang musim MotoGP 2026, yang bakal memecahkan rekor dengan 22 Grand Prix.
Peluncuran Livery VR46 Dihadiri Rossi
Dalam seremoni peluncuran livery Pertamina Enduro VR46 2026, kedua pembalap tampil ke atas panggung didampingi jajaran manajemen inti tim. Hadir langsung Valentino Rossi selaku pemilik tim dan anggota Hall of Fame MotoGP, bersama Direktur Tim Alessio Salucci serta Manajer Tim Pablo Nieto.
VR46 menyebut perubahan livery ini sebagai simbol evolusi identitas tim dalam menghadapi tantangan baru MotoGP 2026.
Makna Filosofis BLACKANDLIGHT
Tim mengawali era baru ini dengan mengutip filsuf Yunani kuno Heraclitus: "Harmoni lahir dari ketegangan antara hal-hal yang berlawanan"
Bagi VR46, livery hitam-kuning MotoGP 2026 merepresentasikan kontras antara terang dan gelap, neon dan hitam, masa lalu dan masa depan.
"Energi kami bertemu dengan kedalaman keseimbangan baru. 2026 adalah BLACKANDLIGHT. Sisi lain dari jiwa kami," demikian deskripsi resmi tim yang menggambarkan ambisi besar mereka menyongsong musim baru MotoGP.
Ambisi Besar VR46 di MotoGP 2026
Peluncuran livery Pertamina Enduro VR46 Racing Team 2026 bukan sekadar pergantian warna. Ini menjadi pernyataan sikap bahwa tim asal Tavullia tersebut siap bersaing di level tertinggi MotoGP, dengan kombinasi pengalaman, filosofi baru, dan dua pembalap berpengalaman di grid.
Dengan identitas BLACKANDLIGHT, VR46 berharap mampu mencerminkan keseimbangan antara agresivitas dan konsistensi dalam perburuan hasil maksimal sepanjang MotoGP 2026.
Editor : Rury Anjas Andita