Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Aryna Sabalenka Lolos Ujian Awal Australian Open 2026, Tiantsoa Rakotomanga Rajaonah Sempat Merepotkan

Rury Anjas Andita • Minggu, 18 Januari 2026 | 17:32 WIB
Aryna Sabalenka lolos babak pertama Australian Open 2026 usai mengatasi perlawanan Rakotomanga Rajaonah dalam dua set langsung.
Aryna Sabalenka lolos babak pertama Australian Open 2026 usai mengatasi perlawanan Rakotomanga Rajaonah dalam dua set langsung.

LombokPost – Petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka sukses melewati ujian babak pertama Australian Open 2026 meski sempat mendapat perlawanan ketat dari petenis muda Prancis Tiantsoa Rakotomanga Rajaonah. Juara bertahan dua kali itu akhirnya menang dua set langsung 6-4, 6-1 pada laga sesi malam di Rod Laver Arena, Minggu (waktu setempat).

Kemenangan ini menjaga ambisi Aryna Sabalenka untuk mencapai final Australian Open keempat berturut-turut, sekaligus menegaskan statusnya sebagai favorit utama turnamen Grand Slam pembuka musim. Meski menang dalam dua set, laga ini menunjukkan bahwa Australian Open 2026 tidak akan mudah, bahkan bagi petenis peringkat satu dunia.

Pada set pertama, Rakotomanga Rajaonah tampil tanpa rasa gentar. Petenis wild card berusia 20 tahun itu langsung memberi tekanan sejak game pembuka, bahkan menciptakan tiga peluang break point. Sabalenka memang mampu keluar dari tekanan tersebut, namun set pertama berjalan ketat hingga skor 4-4.

Pengalaman akhirnya berbicara. Sabalenka mematahkan servis lawannya pada game krusial saat Rakotomanga Rajaonah melakukan servis untuk bertahan di set pertama pada kedudukan 5-4. Break tersebut menutup set pembuka yang berlangsung selama 45 menit dan menjadi titik balik pertandingan.

Memasuki set kedua Australian Open 2026, Sabalenka tampil jauh lebih dominan. Ia memanfaatkan momentum kemenangan set pertama untuk unggul cepat 3-0. Kekuatan pukulan dan kedalaman bola Sabalenka membuat Rakotomanga Rajaonah semakin tertekan, dengan sejumlah bola pengembalian berakhir di net atau keluar lapangan.

Secara statistik, dominasi Sabalenka terlihat jelas. Servis pertamanya rata-rata mencapai 167 kilometer per jam, jauh di atas Rakotomanga Rajaonah yang berada di angka 149 kilometer per jam. Dalam pengembalian, Sabalenka memenangkan 42 persen poin dari servis pertama lawan dan 64 persen dari servis kedua.

Kemampuan Sabalenka mengatur pergerakan lawan juga menjadi faktor kunci. Ia mencetak 23 winner sepanjang pertandingan dan terus memaksa Rakotomanga Rajaonah bergerak dari sisi ke sisi lapangan. Juara Grand Slam empat kali itu akhirnya menutup laga dalam waktu 1 jam 16 menit, dengan memanfaatkan empat dari 10 peluang break point.

Meski kalah, penampilan Rakotomanga Rajaonah tetap mencuri perhatian di Australian Open 2026. Ia mampu bertahan di sejumlah momen krusial, termasuk menyelamatkan break point untuk menghindari ketertinggalan 5-3 di set pertama, serta menyamakan skor menjadi 4-4 lewat forehand winner yang solid. Petenis muda itu meninggalkan lapangan dengan senyum, disambut tepuk tangan penonton Rod Laver Arena.

Dengan kemenangan ini, Sabalenka melangkah ke babak kedua Australian Open 2026 dan akan menghadapi pemenang laga antara Anastasia Pavluchenkova dan petenis kualifikasi Bai Zhuoxuan. Langkah awal memang sudah dilewati, namun perjalanan Sabalenka menuju gelar Australian Open berikutnya masih panjang dan penuh tantangan.

Editor : Rury Anjas Andita
#Australian Open 2026 #grand slam #Aryna Sabalenka #Australian Open #Tiantsoa Rakotomanga Rajaonah