Di María Bongkar Sisi Lain Cristiano Ronaldo: Nomor Satu, tapi Rendah Hati
Ivan Mardiansyah• Rabu, 21 Januari 2026 | 21:55 WIB
Ángel Di María mengungkap sisi lain Cristiano Ronaldo yang rendah hati di luar lapangan, jauh dari citra megabintang di lapangan.
Lombok Post — Nama Cristiano Ronaldo selama ini identik dengan ambisi, disiplin ekstrem, dan mentalitas juara tanpa kompromi. Namun di balik sosok megabintang itu, Ángel Di María membagikan kisah personal yang memperlihatkan sisi lain Ronaldo—kisah kecil yang justru terasa besar dan manusiawi.
Cerita itu bermula saat Di María merayakan ulang tahun pertamanya sebagai pemain Real Madrid. Ia mengundang beberapa teman dekat dan rekan setim, termasuk Cristiano Ronaldo. Undangan itu, menurut Di María, awalnya hanya formalitas. Ia mengenal Ronaldo sebagai pribadi yang sangat disiplin, menjauhi alkohol, dan jarang hadir dalam acara santai semacam itu.
“Aku bilang kepada Cristiano bahwa dia dipersilakan datang ke rumahku jika mau. Aku tidak menyangka dia benar-benar datang, meski dia sempat mengirim pesan untuk mengonfirmasi kehadirannya,” ujar Di María. Yang terjadi kemudian justru di luar dugaan.
Cristiano Ronaldo benar-benar datang ke rumah Di María. Ia duduk di luar bersama teman-teman Di María yang sedang minum alkohol. Meski Ronaldo sendiri tidak menyentuh minuman keras, ia tetap memilih duduk, berbincang, dan hadir sepenuhnya tanpa menjaga jarak. Tidak ada aura bintang berlebihan, tidak ada sikap eksklusif—hanya seorang rekan setim yang ingin menghargai undangan temannya.
“Sejujurnya, aku sangat terkejut dengan kehadirannya. Aku sama sekali tidak menyangka,” kata Di María. Momen itu meninggalkan kesan mendalam baginya, karena bertolak belakang dengan citra Cristiano Ronaldo yang selama ini dikenal publik.
Di María kemudian menutup ceritanya dengan perbandingan yang kuat antara Ronaldo di dalam dan di luar lapangan. Menurutnya, di atas rumput hijau, Cristiano Ronaldo adalah sosok yang tak pernah mau kalah. Ia ingin menang dalam segala hal, dengan mentalitas yang membuatnya pantas disebut nomor satu. “Di lapangan, dia selalu ingin menang dalam segala hal. Dengan mentalitas itu, jelas menunjukkan bahwa dia adalah nomor satu,” ujar Di María.
Namun di luar lapangan, cerita itu berubah. “Di luar lapangan, dia adalah orang yang benar-benar berbeda. Dia sungguh sosok yang luar biasa,” tambahnya. Bagi Di María, inilah sisi Cristiano Ronaldo yang jarang terlihat publik—seorang superstar dengan hati yang tetap membumi.
Kisah ini kembali menegaskan bahwa di balik prestasi, gol, dan rekor, Cristiano Ronaldo tetap seorang manusia yang tahu bagaimana menghargai orang-orang di sekitarnya. Dan mungkin, justru di situlah letak kebesaran sejatinya.