Pertandingan di Stadion Velodrome, Rabu (waktu setempat), berjalan ketat dan tanpa gol hingga memasuki masa tambahan waktu babak pertama. Liverpool kemudian mendapat tendangan bebas dari jarak sekitar 20 meter akibat pelanggaran pemain Marseille.
Empat pemain tuan rumah membentuk pagar hidup, namun tidak satu pun yang mengambil posisi berbaring di belakang pagar—strategi bertahan modern untuk mengantisipasi tembakan rendah. Celah itu dimanfaatkan Szoboszlai dengan sempurna. Saat pagar meloncat, ia melepaskan sepakan mendatar yang meluncur mulus ke gawang Marseille, tak mampu dijangkau kiper Gerónimo Rulli.
“Saya sudah mengerjakan pekerjaan rumah. Kalau tidak ada pemain yang berbaring, saya tahu ada peluang menendang di bawah pagar,” ujar Szoboszlai seperti dikutip dari ESPN.com. “Tidak ada yang berbaring, jadi saya mencobanya dan berhasil.”
Pelatih Marseille Roberto De Zerbi tak menampik kesalahan timnya dan menyebut gol tersebut sebagai “gol yang konyol” untuk kebobolan.
Menariknya, Szoboszlai dipercaya mengambil tendangan bebas meski Mohamed Salah sudah kembali ke starting XI. Penyerang asal Mesir itu tampil sebagai starter untuk pertama kalinya sejak akhir November, setelah menyelesaikan tugas bersama tim nasional di Piala Afrika.
“Kami selalu berdiskusi,” kata Szoboszlai soal pembagian tugas dengan Salah. “Dia bertanya apakah saya ingin mengambilnya. Saya bilang iya karena sudah melihat situasinya. Dia mengizinkan, dan saya mencetak gol.”
Kemenangan Liverpool semakin lengkap di babak kedua. Tekanan beruntun The Reds berujung gol bunuh diri Rulli yang salah mengantisipasi umpan rendah Jeremie Frimpong. Gol penutup dicetak Cody Gakpo pada masa tambahan waktu.
Hasil ini membawa Liverpool naik ke peringkat keempat klasemen Liga Champions, unggul dua poin atas Barcelona di posisi kesembilan. Dengan satu laga tersisa melawan Qarabag di Anfield, peluang The Reds finis di delapan besar—dan lolos langsung ke babak 16 besar—kian terbuka.
Pelatih Liverpool Arne Slot memuji profesionalisme para pemainnya, termasuk Salah yang langsung tampil penuh meski baru kembali dari tugas internasional.
“Dia pergi lebih dari sebulan dan tetap bisa bermain 90 menit hanya setelah satu hari latihan. Itu menunjukkan kualitas dan mentalitasnya,” ujar Slot kepada wartawan, dikutip dari ESPN.com.
Editor : Marthadi