LombokPost – Jannik Sinner terus menunjukkan dominasinya di Australian Open 2026. Juara bertahan dua kali itu melangkah mulus ke babak ketiga Australian Open setelah menundukkan favorit tuan rumah James Duckworth dengan skor meyakinkan 6-1, 6-4, 6-2, Kamis (23/1) malam waktu setempat.
Kemenangan ini menjaga peluang Jannik Sinner untuk meraih gelar Australian Open ketiga berturut-turut, sekaligus menegaskan performa stabil sang unggulan kedua sepanjang turnamen. Bermain efisien dan nyaris tanpa celah, Jannik Sinner tampil klinis di hadapan publik Melbourne.
Di laga ini, Jannik Sinner memperpanjang rekor sempurnanya menjadi 9-0 saat menghadapi petenis Australia di ajang Grand Slam. Berdasarkan catatan Infosys Stats, petenis Italia itu juga sukses menghapus tiga break point yang dihadapinya, menegaskan solidnya permainan servis dan pengembalian bola di Australian Open.
“Setiap pertandingan sangat sulit, jadi saya sangat senang bisa lolos ke babak selanjutnya,” kata Jannik Sinner dalam wawancara di lapangan.
“Saya melakukan pengembalian bola dengan sangat baik hari ini, dan servis saya juga bagus, jadi saya sangat senang dengan penampilan saya. Saya ingin berterima kasih kepada kalian (para penonton). Saya tahu saya bukan orang Australia, tetapi kalian sangat adil kepada saya, jadi terima kasih atas dukungannya,” ungkapnya.
Puji Drop Shot Alcaraz
Langkah Jannik Sinner di Australian Open 2026 selanjutnya akan menghadapi petenis Amerika Eliot Spizzirri di babak ketiga. Meski duel panas melawan rival utamanya sekaligus peringkat 1 dunia Carlos Alcaraz baru mungkin terjadi di partai final, Jannik Sinner sempat menyinggung nama petenis Spanyol itu dengan nada pujian.
Topik mengenai pukulan drop shot mengundang senyum dari Jannik Sinner, yang tak ragu mengakui keunggulan Alcaraz.
“Saya rasa kita semua tahu siapa yang memiliki pukulan drop shot terbaik, Carlos, tentu saja,” kata Sinner tentang Alcaraz, yang bersamanya telah berbagi delapan gelar Grand Slam terakhir.
Pujian tersebut menegaskan rivalitas sehat di antara dua bintang muda yang kini mendominasi tenis dunia. Nama Jannik Sinner dan Alcaraz pun terus menjadi magnet utama di Australian Open musim ini.
Bidik Sejarah di Melbourne
Sebagai petenis peringkat 2 PIF ATP Rankings, Jannik Sinner mengusung misi besar di Melbourne. Ia berambisi menjadi pria kedua di Era Terbuka, setelah Novak Djokovic, yang mampu mengangkat tiga trofi Australian Open secara beruntun.
Editor : Rury Anjas Andita