Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Hancurkan Coco Gauff dalam 59 Menit, Elina Svitolina Cetak Sejarah ke Semifinal Australian Open

Rury Anjas Andita • Selasa, 27 Januari 2026 | 16:42 WIB
Elina Svitolina hancurkan Coco Gauff hanya 59 menit dan melaju ke semifinal Australian Open pertama, kembali ke Top 10 dunia.
Elina Svitolina hancurkan Coco Gauff hanya 59 menit dan melaju ke semifinal Australian Open pertama, kembali ke Top 10 dunia.

LombokPost – Elina Svitolina tampil luar biasa dan nyaris tanpa cela. Petenis Ukraina itu mengalahkan Coco Gauff hanya dalam 59 menit untuk melaju ke semifinal Australian Open pertamanya, sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain paling konsisten di awal musim 2026.

Unggulan ke-12 tersebut tampil dominan saat menumbangkan unggulan No. 3 Coco Gauff dengan skor telak 6-1, 6-2 pada laga perempat final Australian Open, Rabu (27/1). Kemenangan ini memperpanjang rekor kemenangan beruntun Elina Svitolina menjadi 10 pertandingan, membuatnya tak terkalahkan sepanjang 2026.

Kemenangan cepat atas Gauff menjadi bukti kebangkitan Elina Svitolina setelah sempat menutup musim 2025 lebih awal. Saat itu, ia menyatakan perlu waktu untuk “memulihkan diri dan mengisi ulang energi”. Keputusan tersebut kini terbukti tepat.

Memulai musim dengan gelar Auckland Open, Elina Svitolina telah mengoleksi 19 gelar WTA sepanjang kariernya. Rekor kemenangan beruntun kali ini menjadi yang terpanjang ketiga dalam kariernya, setelah torehan 15 kemenangan beruntun pada 2017 dan 11 kemenangan beruntun pada 2025.

Secara statistik, Elina Svitolina juga tampil sangat stabil. Sepanjang 2026, ia baru kehilangan satu set, yakni saat menghadapi Sonay Kartal di perempat final Auckland. Pada laga tersebut, ia sempat tertinggal 5-3 di set penentuan sebelum bangkit dan menang 6-4, 6-7(2), 7-6(5).

Konsistensi tersebut memastikan Elina Svitolina akan kembali ke Top 10 Peringkat PIF WTA untuk pertama kalinya sejak Oktober 2021, berdasarkan pembaruan peringkat pekan depan.

"Tidak buruk, sama sekali tidak buruk," kata Svitolina dalam wawancara di lapangan.

"Selalu menjadi impian saya untuk kembali ke Top 10 setelah cuti melahirkan, itu selalu menjadi tujuan saya," tegasnya.

Bagi Coco Gauff, kekalahan ini memperpanjang rekor sulitnya menghadapi Elina Svitolina di Melbourne. Hasil tersebut membuat head-to-head keduanya kini imbang 2-2, dengan Elina Svitolina unggul 2-0 di Australian Open. Dua kemenangan Gauff sebelumnya terjadi pada 2024, masing-masing di final Auckland dan babak ketiga US Open.

Kemenangan atas Gauff juga menjadi kemenangan ke-24 Svitolina atas pemain Top 5 dunia sepanjang kariernya. Empat di antaranya diraih di ajang Grand Slam, dan seluruhnya terjadi setelah ia kembali dari cuti melahirkan—sebuah catatan penting dalam perjalanan kariernya.

Di semifinal Australian Open, Elina Svitolina akan menghadapi ujian terberat: unggulan No. 1 Aryna Sabalenka. Rekor pertemuan masih memihak Sabalenka dengan skor 5-1, termasuk 2-0 di lapangan keras outdoor. Satu-satunya kemenangan Elina Svitolina terjadi di semifinal Strasbourg 2020.

Editor : Rury Anjas Andita
#Semifinal #Coco Gauff #elina svitolina #Australian Open