LombokPost - Presiden Inter Milan Beppe Marotta mengecam keras insiden pelemparan flare yang mengarah ke kiper Cremonese, Emil Audero.
Pelemparan flare kepada kiper Timnas Indonesia itu terjadi dalam sebuah pertandingan yang berlangsung panas.
Mengutip laporan Sky Italia, Marotta menegaskan bahwa tindakan tersebut sama sekali tidak bisa ditoleransi dan mencederai nilai sportivitas dalam sepak bola.
Menurut Marotta, Inter Milan mendukung penuh upaya penegakan disiplin dan meminta agar pelaku diberikan sanksi tegas.
Ia juga menekankan komitmen klub untuk terus menjunjung tinggi fair play, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Kecaman serupa juga disampaikan kapten Inter Milan Lautaro Martinez.
Penyerang asal Argentina itu secara terbuka mengutuk perbuatan tidak terpuji tersebut.
Martinez menyampaikan permintaan maaf kepada Emil Audero atas insiden yang menimpanya.
Martinez menegaskan bahwa aksi pelemparan flare tidak mewakili nilai-nilai Inter Milan maupun para pemain di lapangan.
Ia berharap kejadian serupa tidak terulang dan seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga keamanan serta kenyamanan pertandingan.
Editor : Marthadi