LombokPost-Mandalika Grand Prix Association (MGPA) membidik ajang balap mobil bergengsi Asian Le Mans Series (AsLMS) untuk digelar di Sirkuit Mandalika. Ambisi memboyong kategori mobil prototipe tersebut dibarengi upaya peningkatan standar keamanan lintasan menuju homologasi Grade 2 FIA.
Upaya itu telah dimulai pada tahun lalu. MGPA membuktikan kapasitas sirkuit dalam menyelenggarakan berbagai ajang roda empat papan atas.
Keberhasilan menggelar Mandalika Festival of Speed (MFoS), Fanatec GT World Challenge Asia, hingga puncaknya balap ketahanan Pertamina 6 Hours Endurance pada Minggu (1/2), menjadi buktinya.
“Untuk balap motor, kami sudah cukup dengan MotoGP. Kini saatnya Mandalika menunjukkan taringnya di balap mobil internasional. Suksesnya ajang 6 jam kemarin membuktikan tim operasional dan fasilitas kami siap untuk tantangan yang lebih besar,” ujar Pgs Vice President Business Development MGPA Rully Habibie kepada Lombok Post, Senin (2/2).
Menghadirkan AsLMS Series membawa standar teknis lebih ketat. Berbeda dengan GT World Challenge Asia yang bisa dijalankan dengan standar yang ada, AsLMS melibatkan kategori prototipe seperti LMP2 yang memiliki kecepatan jauh lebih tinggi.
“Di atas GT World Challenge Asia yang akan digelar Mei nanti, ada ajang Asian Le Mans Series. Kami sedang mencoba mendapatkan balapan-balapan mobil yang cukup banyak hadir di Indonesia terutama di Sirkuit Mandalika,” terangnya.
MGPA saat ini mengkaji peningkatan homologasi FIA. Jika saat ini Mandalika mengantongi Grade 3 FIA (cukup untuk kategori GT3), kehadiran mobil prototipe Le Mans menuntut peningkatan fasilitas keamanan dan infrastruktur lintasan guna mengejar Grade 2 FIA.
“Homologasinya ini harus di upgrade lagi yaitu Grade 2 FIA, garasi sirkuit cukup atau tidak, meski tidak mudah ke sana tapi kita berusaha untuk bisa menghadirkan Asian Le Mans Series di Indonesia,” kata Rully.
Langkah pendekatan resmi dimulai Desember 2025 lalu. MGPA memperkenalkan fasilitas Mandalika kepada promotor Le Mans Endurance Management (LMEM) di Sepang.
Jika kesepakatan tercapai dan peningkatan homologasi lancar, Indonesia berpeluang besar masuk dalam kalender AsLMS musim mendatang, bersanding dengan sirkuit legendaris seperti Sepang, Dubai Autodrome, dan Yas Marina.
Kehadiran Asian Le Mans Series di Mandalika tidak hanya menjadi sejarah baru otomotif nasional, tetapi juga memperkuat posisi sirkuit sebagai multipurpose racing circuit terbaik di kawasan Asia Tenggara.
Editor : Akbar Sirinawa