LombokPost – Debut Toprak Razgatlioglu di MotoGP langsung mencuri perhatian. Meski belum berhasil meraih poin pada MotoGP Thailand 2026, penampilan perdana Toprak Razgatlioglu bersama Yamaha justru menuai pujian dari manajemen tim.
Bos Yamaha menilai debut Toprak Razgatlioglu di MotoGP sangat menjanjikan, terutama karena ia harus beradaptasi dengan banyak perubahan sekaligus. Mulai dari motor baru YZR-M1 bermesin V4, penggunaan ban Michelin, hingga gaya balap yang berbeda dibandingkan WorldSBK.
Bagi Yamaha, MotoGP Thailand 2026 memang menjadi awal yang menantang bagi proyek besar mereka di musim ini.
Yamaha Beralih ke Mesin V4 di MotoGP 2026
Musim MotoGP 2026 menjadi babak baru bagi Yamaha. Pabrikan asal Jepang itu resmi meninggalkan mesin Inline-4 yang selama ini menjadi identitas mereka.
Perubahan besar tersebut dilakukan setelah Yamaha kesulitan kembali bersaing di papan atas sejak terakhir kali meraih gelar juara dunia MotoGP 2021 bersama Fabio Quartararo.
Kini Yamaha memperkenalkan YZR-M1 bermesin V4, langkah besar yang menjadi bagian dari strategi mereka menyambut regulasi baru MotoGP 2027.
Meski masih dalam tahap pengembangan, beberapa hasil positif mulai terlihat pada MotoGP Thailand 2026.
Fabio Quartararo dan Alex Rins berhasil membawa pulang poin bagi Yamaha, sementara Jack Miller dari Prima Pramac Yamaha MotoGP juga menunjukkan performa yang cukup kompetitif sepanjang pramusim.
Namun sorotan utama justru tertuju pada Toprak Razgatlioglu, rookie MotoGP yang sebelumnya dikenal sebagai juara dunia WorldSBK tiga kali.
Bos Yamaha Puji Adaptasi Toprak Razgatlioglu
Managing Director Yamaha Motor Racing, Paolo Pavesio, mengaku terkesan dengan penampilan Toprak Razgatlioglu pada debutnya di MotoGP.
Menurutnya, meskipun belum mencetak poin, Toprak Razgatlioglu mampu menunjukkan kecepatan yang sangat dekat dengan para pembalap Yamaha lainnya.
"Ketika saya menonton keempat pembalap MotoGP, tentu saja semua orang telah memberikan 100% kemampuan mereka, tetapi saya pikir Toprak, yang sudah sangat dekat dengan yang lain – dan itu satu-satunya tolok ukur yang dia miliki – saya pikir dia bisa pulang dengan cukup puas," kata Pavesio dalam media debrief usai GP Thailand.
"Saya pikir bagi Toprak, perjalanannya cukup menarik. Setelah bertahun-tahun begitu sukses di WorldSBK, saya pikir dia mencari cara untuk membuat MotoGP lebih dekat dengan Superbike. Kami mendukungnya karena kami pikir itu tepat baginya untuk mendapatkan kesempatan itu, dan akhirnya seperti yang Anda lihat di Sepang – dia memiliki sayap di belakang, setang menjadi lebih normal, tegasnya.
"Dan dia belajar bahwa untuk balapan di MotoGP, Anda perlu melakukan hal-hal tertentu seperti yang dilakukan oleh 21 pembalap lainnya. Namun itu bagian dari perjalanan, saya senang karena dia berhasil melakukannya sendiri dan kami banyak membantunya dengan semua orang di sekitarnya – (Alberto) Giribuola (Crew Chief Toprak) dan Dovi, serta menghabiskan cukup banyak waktu bersamanya. Jadi itu pasti, jika saya bisa berbicara tentang hal-hal positif di akhir pekan ini, itu adalah sesuatu yang ingin saya sebutkan," jelasnya.
Statistik Debut Toprak Razgatlioglu di MotoGP
Meski belum meraih poin pada MotoGP Thailand 2026, performa Toprak Razgatlioglu tetap dianggap impresif. Pembalap berjuluk El Turco itu menyelesaikan balapan Grand Prix pertamanya kurang dari sembilan detik di belakang Fabio Quartararo.
Beberapa catatan waktunya juga cukup kompetitif:
FP1: 1 menit 31,109 detik
Q1: 1 menit 30,165 detik
Catatan tersebut hanya terpaut:
kurang dari 0,1 detik dari Alex Rins
sekitar 0,3 detik dari Jack Miller
0,6 detik dari Fabio Quartararo, yang dikenal sebagai salah satu pembalap tercepat dalam satu lap.
Data tersebut menunjukkan bahwa Toprak Razgatlioglu di MotoGP mampu langsung mendekati level pembalap Yamaha lainnya.
Tantangan Baru di MotoGP Brasil
Setelah MotoGP Thailand 2026, para pembalap kini bersiap menghadapi tantangan baru di MotoGP Brasil. Balapan berikutnya akan berlangsung di Autodromo Internacional Ayrton Senna, Goiania, yang menjadi sirkuit baru bagi seluruh pembalap MotoGP.
Bagi Toprak Razgatlioglu, ini menjadi kesempatan besar untuk melanjutkan proses adaptasinya di MotoGP sekaligus mencoba meraih poin pertamanya. Rookie lain yang juga akan menjadi sorotan di MotoGP Brasil adalah Diogo Moreira dari LCR Honda, yang akan tampil di hadapan publik negaranya sendiri.
Editor : Rury Anjas Andita