Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sean Gelael ‘Mudik’ ke Mandalika, Magnet Baru Sport Tourism Bumi Gora

Lestari Dewi • Sabtu, 18 April 2026 | 09:42 WIB
Sejumlah mobil bersama gentleman driver bersiap balapan dalam ajang GT World Challenge Asia 2025 di Sirkuit Internasional Mandalika, tahun lalu.
Sejumlah mobil bersama gentleman driver bersiap balapan dalam ajang GT World Challenge Asia 2025 di Sirkuit Internasional Mandalika, tahun lalu.

 

LombokPost-Kehadiran Sean Gelael dalam ajang GT World Challenge Asia 2026 pada 1-3 Mei mendatang bukan sekadar pelengkap starting grid.

Pembalap internasional kebanggaan Indonesia ini diprediksi menjadi "kartu as" yang akan mendongkrak angka kunjungan wisatawan sekaligus memutar roda ekonomi di kawasan Mandalika dan sekitarnya.

Kepastian Sean mengaspal menggunakan Ferrari 296 GT3 Evo di lintasan sepanjang 4,31 kilometer tersebut membawa harapan baru bagi ekosistem pariwisata lokal.

Baca Juga: Opening Ceremony GTWCA Bakal Spektakuler di Sirkuit Mandalika

Sebagai atlet dengan reputasi dunia, Sean memiliki basis penggemar fanatik yang diyakini akan melakukan eksodus ke Lombok demi menyaksikan aksi perdananya di rumah sendiri.

Bagi Sean, memacu mobil di Pertamina Mandalika International Circuit adalah momen emosional. Meski telah mencicipi podium di berbagai sirkuit legendaris dunia, balapan kompetitif di tanah air tetap menjadi kepingan yang paling dinanti.

"Ini seperti bagian terakhir dari puzzle karier saya. Bisa balapan dengan rival kuat di sirkuit kebanggaan kita sendiri adalah momen yang sangat spesial," ujar Sean.

Antusiasme ini ditanggapi positif oleh Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria. Menurutnya, figur Sean Gelael adalah daya tarik sporting yang sangat kuat untuk menarik penonton nasional maupun mancanegara.

Baca Juga: Bukan Sekadar Balap Mobil, Ajang GTWCA di Mandalika Jadi Magnet Investasi Para Sultan

 "Kehadiran Sean akan meningkatkan nilai jual event ini secara signifikan," tegasnya.

Dari sisi ekonomi, ajang GT World Challenge Asia yang dikemas dalam konsep Mandalika Festival of Speed ini diproyeksikan membawa dampak berantai (multiplier effect).

Okupansi hotel di kawasan Kuta Mandalika hingga pemukiman warga melalui homestay diperkirakan akan melonjak tajam seiring masuknya tim balap, kru, dan ribuan penonton.

Sektor UMKM, mulai dari jasa transportasi, kuliner khas Lombok, hingga penjualan suvenir, juga dipastikan akan kecipratan berkah.

Dengan harga tiket yang mulai dari Rp 50 ribu, penyelenggara berupaya agar event ini bersifat inklusif, sehingga perputaran uang tidak hanya terjadi di level atas, tapi juga menyentuh pedagang kecil di sekitar kawasan sirkuit.

Baca Juga: Komisi II DPRD Lombok Tengah Cek Kondisi Hortipark dan SIHT

Pemerintah daerah dalam berbagai kesempatan menekankan bahwa event seperti ini adalah instrumen promosi yang paling efektif. Kehadiran Sean Gelael yang membawa nama besar Ferrari secara tidak langsung mempromosikan keindahan Lombok ke audiens otomotif global.

Mandalika kini bukan lagi sekadar lintasan aspal, melainkan panggung bagi putra terbaik bangsa untuk menunjukkan taringnya. Sinergi antara prestasi atlet nasional dan infrastruktur sirkuit kelas dunia ini menjadi modal kuat bagi NTB untuk terus memimpin sebagai destinasi sport tourism utama di Asia Tenggara.

Baca Juga: Carlos Alcaraz Mundur dari Madrid Open 2026, Cedera Pergelangan Tangan Jadi Alasan, Pukulan Telak di Perburuan No. 1 Dunia

Bagi masyarakat yang tidak ingin melewatkan momen bersejarah "pulang kampungnya" Sean Gelael, tiket dapat diperoleh melalui kanal resmi seperti Goers, situs themandalikagp.com, serta aplikasi MyTelkomsel. 

Editor : Akbar Sirinawa
#mudik #magnet #Sport Tourism #Mandalika #sean gelael