LombokPost - Penyelenggara Mandalika Racing Series (MRS) 2026 mempercepat jadwal balapan putaran ketiga. Langkah itu untuk mendukung persiapan pembalap tanah air yang akan berlaga di Asia Road Racing Championship (ARRC) pada Agustus mendatang.
“Putaran ketiga akan kita majukan ke tanggal 24—26 Juli untuk mendorong mereka bisa berlatih dan berlaga di ARRC nanti,” ujar Ketua Pelaksana MRS 2026 Arif Syahbani, Minggu (21/6).
Baca Juga: Pertamina Komit Cetak Pembalap Muda di Mandalika Racing Series 2026
Selain penyesuaian jadwal, putaran kedua MRS 2026 yang tengah bergulir di Sirkuit Internasional Mandalika juga mulai menerapkan regulasi ketat. Aturan baru ini mengacu langsung pada standar Federasi Balap Motor Dunia (FIM) demi mendongkrak kesiapan mental dan teknis pembalap menuju panggung internasional.
Pada putaran kedua ini, tercatat 106 starter ikut ambil bagian. Mereka tersebar di empat kelas kejurnas dan dua kelas supporting race. Menurut Arif, penerapan aturan standar FIM sangat krusial. Sebab, banyak pembalap muda jebolan MRS kini mulai menembus kompetisi global. Seperti Veda Ega Pratama, Arai Agaska, dan Reykat Yusuf Fadillah (Ramadifa).
“Beberapa pembalap Indonesia sudah mulai mengikuti balapan internasional, sehingga dianggap perlu untuk memberikan regulasi berdasarkan standar FIM. Dengan dibiasakan menggunakan aturan FIM, maka pembalap akan lebih mudah beradaptasi,” kata Arif.
Beberapa aturan baru berstandar dunia mulai diadopsi pada putaran ini. Salah satunya sanksi jump start. Pembalap yang melakukan pelanggaran jump start langsung dikenakan sanksi dua kali long lap penalty.
Baca Juga: Adu Nyali di Aspal Mandalika: 106 Starter Siap Menggila, Kelas Junior Jadi Magnet Baru
Aturan lain menyangkut kerusakan motor saat kualifikasi. Jika motor mengalami kerusakan saat kualifikasi, pembalap wajib melapor ke Race Direction. Konsekuensinya, pembalap harus memulai balapan dari area pit.
Regulasi juga mengatur etika di area pit. Salah satunya larangan keras merokok di sekitar pit lane.
Arif memuji kedisiplinan para pembalap yang dinilai sangat patuh terhadap regulasi baru itu. Ia juga menegaskan, Sirkuit Mandalika sudah sangat siap memfasilitasi aturan ketat ini. Baik dari sisi teknis maupun pelaksanaan di lapangan.
Editor : Kimda Farida