Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Rekor Fontaine Mungkin Abadi, Rekor Messi Tidak: Swedia Sudah Kebobolan Tujuh Gol

Redaksi • Selasa, 30 Juni 2026 | 13:21 WIB
PIALA DUNIA 2026 PERTANDINGAN PRANCIS VS SWEDIA
PIALA DUNIA 2026 PERTANDINGAN PRANCIS VS SWEDIA

LombokPost - Hampir 70 tahun lalu, Swedia menjadi panggung lahirnya salah satu rekor paling abadi dalam sejarah sepak bola ketika Just Fontaine mencetak 13 gol bagi Prancis pada Piala Dunia 1958.

Hingga kini, belum ada pemain yang mampu menyamai rekor Fontaine tersebut.

Torehan 13 gol itu masih berada di atas 11 gol Sandor Kocsis (Hungaria) pada Piala Dunia 1954 di Swiss serta 10 gol Gerd Muller (Jerman Barat) pada Piala Dunia 1970 di Meksiko.

Baca Juga: Presiden Korea Selatan Murka Usai Timnas Gagal di Piala Dunia 2026, KFA Terancam Diselidiki!

Di balik rekor itu, Fontaine sebenarnya nyaris tidak mendapat kesempatan bermain.

Dalam sebuah artikel Diario AS berjudul El eterno record de Just Fontaine, diceritakan bahwa sosok yang lahir di Maroko itu datang ke Swedia dengan keyakinan hanya akan menjadi pelapis.

Tak yakin bakal dimainkan, dia hanya membawa satu pasang sepatu.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Maroko Depak Belanda Lewat Adu Penalti Dramatis

Namun, menjelang laga pembuka, salah satu sepatunya justru rusak saat latihan.

Tapi, nasib baik tetap berpihak kepada Fontaine.

Cedera Rene Bliard membuat pelatih Albert Batteux memberi kesempatan kepadanya tampil sejak menit pertama.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Maroko Depak Belanda Lewat Adu Penalti Dramatis

Soal sepatu? Beruntung, Stephane Bruey yang memiliki ukuran kaki sama lantas bersedia meminjamkan sepatunya.

Kesempatan Mbappe

Hampir tujuh dekade kemudian, Prancis kembali terkait dengan Swedia. Besok pagi pukul 04.00, keduanya bakal berduel dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, East Rutherford, Amerika Serikat.

Pada 1958 Prancis punya Fontaine, kini Les Bleus memiliki Kylian Mbappe yang telah dan berpotensi tercatat dalam sejarah. “Ya, rekor memang ada untuk dipecahkan. Kylian selalu mencetak gol dan akan mencetak lebih banyak gol lagi,” kata pelatih Prancis Didier Deschamps, seusai laga melawan Iraq.

Mencapai rekor Fontaine memang masih jauh dari jangkauan Mbappe. Namun, setiap gol yang dia cetak akan semakin mendekatkannya dengan rekor Messi sebagai pencetak gol terbanyak di putaran final Piala Dunia.

Menghadapi Swedia yang sudah kebobolan tujuh gol dalam tiga pertandingan, terburuk di antara seluruh tim yang lolos ke babak 32 besar, peluang Mbappe kembali menambah koleksi golnya terbuka lebar. “Selama dia berada di lapangan dan merasa bugar, dia akan terus mencetak banyak gol,” ujar Deschamps. (ka/ttg/JPG/r3)

Editor : Redaksi Lombok Post Online
#gol #swedia #prancis #piala dunia #laga pembuka