LombokPost - Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Lombok Tengah (Loteng) terus menggenjot persiapan para atletnya. Langkah ini dilakukan menjelang bergulirnya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XII yang dijadwalkan berlangsung pada 15-26 Juli 2026.
Ketua Harian PTMSI Loteng Ahmad Nurjihadi mengungkapkan, pembinaan intensif sejatinya telah dimulai jauh hari melalui program pra-pemusatan latihan. Hal ini dilakukan demi memaksimalkan peluang menyumbang medali bagi Bumi Tastura.
Saat ini, sebanyak delapan atlet yang terdiri dari empat putra dan empat putri tengah rutin menjalani penempaan fisik dan taktik. PTMSI Loteng mematok target realistis untuk membawa pulang tiga medali emas.
Baca Juga: Ranperda Insentif Investasi Terancam Molor
“Para atlet rutin melakukan latihan dua kali sehari yang terbagi dalam dua sesi, yakni sesi pagi dan siang. Nah, untuk sesi siang ini latihannya kadang berlanjut sampai pukul 20.00 Wita,” kata Nurjihadi kepada wartawan, Selasa (7/7).
Selama masa persiapan, porsi latihan difokuskan pada peningkatan teknik, strategi permainan, kondisi fisik, hingga penguatan mental bertanding. Tim pelatih juga menggelar evaluasi berkala untuk mengukur progres kemampuan tiap atlet.
“Kami memastikan saat ini kondisi seluruh atlet dalam keadaan fit dan siap memasuki arena pertandingan,” tegasnya.
Baca Juga: Dua Santri Luka Bakar Dirawat di RS Bhayangkara, Kapolda NTB: Tersangka Ditetapkan Kamis Ini
Dukungan penuh akan terus diberikan pengurus hingga penutupan pemusatan latihan pada 12 Juli nanti. Agenda penutupan tersebut rencananya dihadiri langsung oleh Ketua Umum PTMSI Loteng bersama seluruh jajaran atlet.
Berdasarkan Surat Keterangan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Loteng, total ada 11 personel dari cabor tenis meja yang akan diberangkatkan pada 15 Juli menuju lokasi pertandingan. Komposisi tersebut terdiri dari delapan atlet, dua pelatih, dan satu orang ofisial.
Guna memuluskan target emas, Nurjihadi mengharapkan doa dan dukungan dari pemerintah daerah, KONI, serta seluruh lapisan masyarakat Loteng. Dukungan ini dinilai menjadi suntikan motivasi penting bagi para atlet saat berlaga.
Baca Juga: Perkokoh Mental Prajurit, Dandim 1620/Loteng Gencarkan Gerakan Sholat Subuh Berjamaah
“Dengan persiapan yang matang dan latihan berkesinambungan, kami optimistis atlet tenis meja Lombok Tengah mampu bersaing ketat dan mengharumkan nama daerah di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi ini,” pungkasnya.
Editor : Akbar Sirinawa