LombokPost - Semangat membara ditunjukkan ratusan patriot olahraga asal Ibu Kota Provinsi NTB. Kontingen Mataram secara resmi dilepas langsung Wali Kota Mataram Mohan Roliskana di halaman Kantor Wali Kota, Selasa (14/7) pagi.
Momen pelepasan ini menjadi penanda dimulainya perjuangan epik para atlet Mataram, pelatih, serta ofisial untuk mengharumkan nama daerah. Mereka siap bertarung habis-habisan dalam multievent olahraga terbesar di NTB, Porprov XII 2026.
Dalam atmosfer yang sarat dengan optimisme tinggi tersebut, Ketua KONI Mataram Firadz Pariska menegaskan misi besar yang diemban kontingen Mataram. Pihaknya menargetkan dominasi mutlak perolehan medali emas pada gelaran tahun ini. Langkah ini krusial demi memuluskan ambisi mempertahankan gelar juara umum Porprov NTB untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
Baca Juga: KONI Mataram Gas Pol! Atlet Taekwondo Mataram Jajal Kekuatan di Ksatria Nusantara Bali
Firadz mengungkapkan, rasa percaya diri ini didasarkan pada rekam jejak yang sangat impresif. Pada edisi sebelumnya, Mataram sukses mengunci takhta juara umum setelah panen besar dengan mengoleksi 152 medali emas. Koleksi tersebut menjadi yang terbanyak di antara seluruh kabupaten dan kota se-NTB.
”Hattrick. Karena memang kita ingin mencetak sejarah baru. Pertama, menjadi satu-satunya kabupaten/kota di NTB yang bisa mencetak hattrick juara umum Porprov NTB. Dan sepengetahuan kami, dari catatan yang ada, tidak banyak kota/kabupaten di daerah lain di seluruh Indonesia yang mampu mencetak hattrick di level provinsi,” ujar Firadz.
Gayung bersambut, Wali Kota Mataram Mohan Roliskana juga mengaku sangat optimistis dengan kapasitas tempur atlet Mataram. Keyakinan tersebut bukan tanpa dasar, mengingat seluruh atlet telah digembleng dalam program pemusatan latihan daerah (Pelatda) intensif selama enam bulan terakhir.
Baca Juga: KONI Mataram Bidik Hattrick Juara Umum Porprov NTB, Rakerkot Jadi Momentum Keberlanjutan Prestasi
Menurut Mohan, kesiapan mental dan fisik atlet sudah terbentuk matang melalui proses pembinaan jangka panjang yang terstruktur. Kendati mengincar takhta tertinggi, orang nomor satu di Mataram ini memilih bersikap bijak dengan tidak memberikan tekanan target yang bisa membebani mental bertanding para atlet di arena.
Sebaliknya, Mohan berharap agar para duta olahraga ini bisa bertanding dengan lepas tanpa beban. Dengan begitu, mereka dapat mengeluarkan segenap kemampuan terbaik demi menjaga tradisi emas sekaligus membawa pulang status juara umum Porprov NTB.
”Anak-anak kita ini kan sudah melalui proses pelatda yang panjang selama 6 bulan kemarin. Kami meyakini bahwa kontingen sudah cukup siap secara total untuk bertanding. Tapi kami sekali lagi tidak ingin membebani apa-apa kepada mereka. Kami ingin supaya mereka bertanding dengan leluasa dan mengerahkan kemampuan terbaiknya,” ungkap Mohan.
Untuk diketahui, kekuatan Kontingen Mataram di Porprov NTB XII 2026 terdiri atas 579 atlet dan didampingi 116 pelatih serta ofisial cabor. Nantinya, atlet akan tersebar di 51 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan. Seluruh elemen kini memberikan doa terbaik agar status juara umum Porprov NTB bisa kembali dipertahankan.
Editor : Pujo NugrohoSumber : Liputan