Bule asal Swiss itu diduga meninggal akibat penyakit dalam yang tengah dideritanya.
Kapolsek Pemenang Iptu Lalu Eka Arya membenarkan temuan tersebut. WNA bernama Ferrucio Germano Franzosi, 61 tahun, itu ditemukan sudah tak bernyawa sekitar pukul 08.30 Wita. Saat itu, saksi Jamilah bersama suaminya Wolfgang Gruber mendatangi kamar korban.
Saksi mendapati kamar korban tidak terkunci dan langsung masuk ke dalam. Mereka kemudian menemukan Franziso tergeletak dalam keadaan telentang di atas tempat tidur. Di lantai bawah kasur terlihat muntahan cairan berwarna hitam kemerahan.
"Saksi kemudian melaporkan pada H Damsiah agar segera melaporkannya ke kepolisian," kata Lalu Eka.
Setelah menerima laporan, pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian dan melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), identifikasi, dan visum. Pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak PT Perwira yang merupakan sponsor korban. Setelah itu, korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan informasi sementara, korban diduga memiliki riwayat penyakit gangguan paru-paru. Bahkan korban telah memeriksakan diri beberapa kali ke RSUD NTB.
"Korban sempat berwasiat kepada pihak sponsor bahwa jika korban meninggal dunia, maka kepengurusan akan dilimpahkan kepada sponsor yakni H Damsiah," bebernya.
"Kami menunggu hasil dari Tim Inafis Polres Lotara dan petugas kesehatan dari PKM Nipah untuk melakukan identifikasi lanjutan dan visum," tutup kapolsek. (fer/r9) Editor : Galih Mps