TANJUNG-Tarif angkutan penyeberangan laut kelas ekonomi atau publik boat menuju Gili Trawangan, Meno, dan Air (Tramena) mengalami kenaikan. Kenaikan yang baru berlaku untuk tarif umum ini disebabkan persoalan peralihan bahan bakar.
”Memang kemarin ada pengajuan kenaikan tarif,” ujar Asisten II Setda KLU H Rusdi, Senin (10/1).
Ia menuturkan, pengelola angkutan penyeberangan ke Gili Tramena Koperasi Karya Bahari (KKB) sudah melakukan pengajuan soal itu. Bahkan saat ini juga telah diterbitkan SK Bupati sebagai dasar kenaikan tersebut.
”Memang perlu sosialisasi dulu untuk kenaikan tarif ini,” sambungnya.
Ia melanjutkan, kenaikan tarif ini baru berlaku untuk umum saja. Sebab belum diatur secara lengkap untuk tarif carter dan lainnya. Namun berbicara tata kelolanya, Rusdi mengatakan belum memenuhi unsur untuk usulan kenaikan tersebut. Sebab belum ada organda yang menaungi persoalan itu
”Hanya KKB yang memang menaungi beberapa boat di sana. Jadi penetapan itu berdasarkan usulan mereka,” jelasnya.
”SK nya sudah keluar dan sudah disetujui oleh perhubungan,” imbuhnya.
Mengenai alasan kenaikan, Rusdi mengaku belum mengetahui persis. Ia memperkirakan itu disebabkan KKB tidak lagi memperoleh subsidi BBM. Namun jika itu menjadi alasannya, Rusdi menilai itu hal yang keliru.
”Karena yang namanya usaha tidak perlu pakai subsidi sebenarnya,” tegas mantan kepala DLH KLU itu.
Ia menambahkan, meski tarif penyeberangan dinaikkan, dirinya meminta KKB mengutamakan pelayanan. Harus lebih baik dibandingkan sebelumnya.
Terpisah, Kepala KKB Sabarudin mengatakan, kenaikan tarif disebabkan adanya peralihan BBM. Dia mengaku bahan bakar yang biasa digunakan sudah tidak ada lagi.
”Kami harus pakai pertalite sekarang. Kenaikannya bervariasi,” ujarnya.
Kenaikan ini, kata Sabarudin berdasarkan SK Bupati Lombok Utara Nomor 423/243/DISHUB/2021 per tanggal 23 Desember 2021. Tarif angkutan penumpang laut dalam daerah kelas ekonomi ke Gili Trawangan naik sebesar Rp 5.000 menjadi Rp 20.000. Sedangkan Gili Meno naik Rp 4.000 menjadi Rp 18.000, dan Gili Air naik Rp 4.000 menjadi Rp 16.000.
”Sudah kami informasikan dan sosialisasikan di tiap loket pembelian tiket seminggu sebelumnya,” tandasnya. (fer/r9)
Editor : Galih Mps