Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Biaya Pendamping Haji Gunakan Dana Pribadi

Galih Mps • Rabu, 31 Mei 2023 | 21:00 WIB
Alwi Agusto. (FERIAL/LOMBOK POST)
Alwi Agusto. (FERIAL/LOMBOK POST)

TANJUNG-Sebanyak 107 jamaah calon haji (JCH) akan berangkat ke tanah suci, Juni mendatang. Namun karena persoalan anggaran, biaya pendamping haji nantinya akan menggunakan dana pribadi. “Di Perubahan akan diganti,” ujar Kepala Bagian Kesra Setda KLU Alwi Agusto, Selasa (30/5).


Dijelaskannya, Kesra tidak sempat menganggarkan biaya untuk pendamping haji. Hal itu lantaran kondisi keuangan daerah saat ini yang tidak memungkinkan.


Anggaran yang dimiliki Kesra diakui Alwi sangat terbatas. Terlebih lagi ada kegiatan MTQ yang juga harus diprioritaskan. Di tengah keterbatasan itu, pihaknya terpaksa hanya bisa menganggarkan sejumlah poin wajib saja.


Di sisi lain, regulasi Kemenag meminta agar mengirimkan pendamping haji. Jumlahnya tiga orang. Di antaranya pendamping ibadah, pendamping kesehatan, dan pendamping pelayanan umum.


Jika ketiga pendamping ini lolos, membutuhkan anggaran hampir Rp 300 juta. Per satu orang pendamping menelan biaya sebesar Rp 91.506.286. “Tapi untuk di Kesra hanya dua saja, pendamping ibadah dan pelayanan umumnya,” tandasnya.


Subkoor Bina Mental Spritual Bagian Kesra Setda KLU Lalu Agus Tahrudin menambahkan, keberadaan pendamping sangat penting untuk keselamatan jamaah. Hal itu dikarenakan di antara jamaah terdapat lansia yang sangat membutuhkan pertolongan.


Dirinya berpesan, seluruh jamaah calon haji ini tetap menjaga kesehatannya hingga hari keberangkatan. Begitu juga ketika berada di tanah suci, hingga kembali ke tanah air. “Tahun depan pasti kita akan anggarkan untuk pendamping haji ini, karena PAD kita sekarang sudah cukup baik,” pungkasnya. (fer/r9)

Editor : Galih Mps
#KLU