TANJUNG-Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu meresmikan pojok pajak di Terminal Bangsal, Senin (10/7). Keberadaan pojok pajak ini bertujuan mempermudah pelayanan perpajakan bagi wajib pajak di Kabupaten Lombok Utara (KLU).
Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP), Sekretaris Daerah KLU Anding Duwi Cahyadi, dan Kepala KPP Mataram Timur Iteng Warih Patriarti. Sebelum peresmian, Pemda KLU dan KPP Mataram Timur melakukan penandatanganan perjanjian pinjam pakai bangunan milik Pemda KLU di Terminal Bangsal untuk pos pelayanan pajak bangsal.
Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu mengatakan, pojok pajak ini menjadi sarana pemerintah dalam meningkatkan pendapatan daerah di sektor pajak. Sebab dinilai semakin memudahkan warga atau wajib pajak menunaikan kewajibannya. “Apalagi kehadiran wisatawan di KLU kini mulai meningkat pasca Covid-19. Saya yakin akan berimbas baik pada pendapatan sektor pajak kita,” ujarnya.
Di samping itu, pojok pajak ini juga memudahkan petugas pajak. Sehingga mereka bisa lebih berkonsentrasi dalam bekerja. Politisi PKB ini mengatakan, kehadiran pojok pajak ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan pemda kepada pemerintah pusat dalam hal memberikan pelayanan pada masyarakat. "Ini bentuk partisipasi dalam pembangunan daerah, selain sarana dan fasilitas sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya melakukan pembayaran pajak dilakukan," jelasnya.
Kepala Kanwil DJP Nusa Tenggara Syamsinar mengatakan, pinjaman gedung milik Pemda KLU merupakan bentuk dukungan kepada KPP Pratama Mataram Timur. Yakni memudahkan kegiatan menghimpun pemungutan pajak yang ada di KLU. "Dengan menggali potensi dari daerah masing-masing, diharapkan bagi hasil tersebut dapat meningkatkan PAD khususnya dari pajak," katanya.
Dikatakannya, hasil pajak yang didapatkan akan dibagi dengan tujuan untuk memberikan kesetaraan di daerah dalam melaksanakan pembangunan. Selain itu, pemda didorong untuk meningkatkan kemandirian sebagai upaya dan solusi kerja sama dalam penggalian potensi pajak. “Supaya dapat mengoptimalkan mendapatan daerah masing-masing, katanya.
Kepala KPP Mataram Timur Iteng Warih Patriarti mengatakan, pos pelayanan pajak awalnya bertempat di Gili Trawangan. Namun terpaksa ditutup dikarenakan musibah gempa bumi 2018 lalu. Pos pelayanan ini sempat beroperasi kembali, namun ditutup karena pandemi Covid-19. “Sehingga pada kali ini dilakukan pemindahan kembali, bertempat di Terminal Bangsal,” terangnya.
Pojok Pajak Bangsal ini akan melakukan pelayanan pajak di Gili Tramena dan masyarakat sekitar Bangsal. Pelayanannya akan dimulai pada Selasa 11 juli 2023, pada setiap hari Selasa dan Kamis.
"Dengan diberikan izin peminjaman kantor oleh pemda, dapat memberikan manfaat yang sebanyak-banyaknya serta dapat memberikan sumbangan PAD yang tinggi bagi daerah dan negara," pungkasnya. (fer/r9)
Editor : Galih Mps