Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Investor Tingkok Berencana Bangun Kereta Gantung di KLU, Mungkinkah?

Galih Mega Putra S • Jumat, 17 November 2023 | 10:35 WIB
DISKUSI INTERNAL: Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu  (kiri) saat dipaparkan terkait kereta gantung  di ruang kerjanya, (15/11).(Prokopim For Lombok Post)
DISKUSI INTERNAL: Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu (kiri) saat dipaparkan terkait kereta gantung di ruang kerjanya, (15/11).(Prokopim For Lombok Post)

LombokPost-Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) menyambut baik rencana tim dari PT Indonesia Lombok Resort (ILT). Mereka merupakan pengembang proyek kereta gantung Rinjani yang berkunjung ke KLU, (15/11).

Perusahaan milik investor asal Tiongkok ini, tengah menyusun detail engineering design (DED) dan studi kelaIkan kereta gantung Rinjani. ”Sekarang dengan ada kereta gantung dan masyarakat akan sangat antusias,” kata Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu.

Ia menjelaskan KLU didatangi pengusaha yang berencana membangun kereta gantung dari Lombok Tengah ke KLU. Dalam kaitan pengembangan pariwisata, pihaknya mengapresiasi usaha ini. Diharapkan dengan berdirinya kereta gantung ini, KLU sebagai daerah pariwisata semakin berkembang. ”Izin sedang diurus,” imbuhnya.

Menurut bupati, dengan adanya kereta gantung akan melengkapi KLU sebagai kawasan pariwisata yang sudah memiliki tiga gili, sejumlah air terjun, juga Gunung Rinjani. ”Pengusaha saat ini sedang cek lokasi dan lainnya. Saya yakin kereta gantung ini akan digemari dan bagus sekali untuk pariwisata KLU,” ujarnya.

Sebelumnya Pemprov NTB memastikan proyek kereta gantung Rinjani akan tetap rampung di 2025. Investor asal China memperoleh izin pemanfaatan kawasan hutan seluas 500 hektare. Namun, tidak semuanya akan digunakan untuk areal pembangunan. Sesuai aturan, investor hanya diberikan 10 persen atau 50 hektare untuk membangun fasilitas. Adapun sisanya, menjadi kewajiban investor untuk menjaganya. Selama masa pembangunan yang dilakukan investor, pemprov akan membantu untuk menyiapkan SDM. Sehingga masyarakat sekitar tetap memperoleh manfaat ekonomi atas keberadaan kereta gantung. (nur/r9)

Editor : Kimda Farida
#Kereta Gantung #Tanjung #KLU