”Diduga akibat tersengat aliran listrik pada hari minggu 19 Mei 2024 sekitar pukul 22.30 WITA,” kata Kasat Reskrim Polres Lombok Utara Iptu Gufron Subeki pada media, Senin (20/5).
Gufron membenarkan tentang meninggalnya seorang warga Kabupaten Lombok Tengah. Kejadian tersebut terjadi pada saat korban sedang melakukan closing di dapur bersama 3 rekannya. Saat kejadian, korban tidak menggunakan sepatu dan ketika hendak menyikat lantai korban menyiram lantai dengan ember yang berbahan aluminium yang berisi air.
”Sehingga korban tersengat aliran listrik chiller (Kulkas),” terangnya.
Atas kejadian tersebut korban langsung dilarikan ke klinik Warna untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun sesampainya di klinik, korban dinyatakan meninggal. Mendapatkan Informasi kejadian tersebut Polsubsektor Gili dan Polsek Pemenang segera bergerak cepat mendatangi TKP dan melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban.
"Selanjutnya korban dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan saat ini korban sudah bawa ke rumah duka untuk disemayamkan," terangnya.
Kapolres Lombok Utara AKBP Didik Putra Kuncoro mengatakan tim langsung bergerak begitu mendapatkan informasi terkait. Bahkan tim langsung olah TKP saat itu juga.
“Untuk dugaan penyebab kematian korban, Satreskrim Polres Lombok Utara masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata dia. (nur)
Editor : Marthadi