LombokPost-Masyarakat Lombok Utara boleh berbangga. Bagaimana tidak, tim sepak bola kebanggaan mereka PS Daygun akan tampil di kejuaraan nasional.
HABIBUL ADNAN/LOMBOK POST
Persatuan sepak bola Dayan Gunung (PS Daygun) akan mewakili NTB di kejuaraan sepak bola nasional. Itu setelah klub asal Lombok Utara ini berhasil menjuarai Piala Soeratin U-17 NTB, belum lama ini.
PS Daygun merupakan klub sepak bola untuk pelajar di bawah PSSI KLU. Para pemainnya merupakan binaan Sekolah Sepak Bola (SSB) Bajang Pemenang Bintang Autocare (BPBA). ”Kemenangan itu sekaligus tiket masuk nasional. Kita akan beradu dengan daerah lain se-Indonesia. Kita akan ketemu klub-klub papan atas,” kata Direktur SSB BPBA Japra Saparindi.
Japra mengatakan, ini merupakan kali pertama bagi PS Daygun mengukir prestasi hingga mampu tampil di kejuaraan nasional. ”Pengalaman berharga bagi anak. Tentu saja kita menjadi sorotan karena masuk di kancah nasional,” ujarnya
Karena itu, tidak menutup kemungkinan pesepakbola muda asal Lombok Utara ini akan menjadi atlet profesional. Sebab, bisa saja mereka akan dilirik klub-klub besar di tanah air. ”Kalau sudah tampil di nasional itu sudah ada pemantauan dari pemandu bakat. Ini menjadi peluang besar,” imbuhnya.
Saat disinggung target di Piala Soeratin U-17, Japra menegaskan, tidak terlalu muluk-muluk. Bisa lolos babak penyisihan saja sudah bagus. Sebab, di kejuaraan tersebut akan diisi klub-klub besar di tanah air. Seperti Persija, Persebaya, Persib, dan lain sebagainya.
”Tidak muluk-muluk, karena PS Daygun ini baru tampil di kancah nasional. Meski begitu, kita akan bekerja keras dan berusaha semaksimal mungkin agar meraih prestasi terbaik,” tuturnya.
Kejuaraan Piala Soeratin U-17 Putaran Nasional akan berlangsung di Solo, Jawa Tengah awal Desember. Rencananya official dan pemain akan terbang ke Solo 4 Desember nanti. ”Drawing atau pengundian grup untuk mengetahui kita akan bertemu siapa,” ujarnya.
Sementara itu, Japra mengaku, pada kejuaraan Piala Soeratin U-17 NTB, PS Daygun sebenarnya tidak punya persiapan matang. Tim ini bahkan mendaftar secara mendadak. ”Kemarin tanpa persiapan,” katanya.
Akan tetapi secara mental, para pemain sebenarnya sudah cukup siap. Sebab, di SSB mereka tetap berlatih secara rutin. ”Anak-anak kami selalu latihan, jadi kami tetap optimis,” katanya.
SSB BPBA ini membina anak-anak Lombok Utara usia 8-17 tahun yang memiliki bakat dan ingin mengembangkan kemampuan sepak bolanya. Japra mengaku, peserta didik SSB ini dari berbagai desa di KLU. ”Hampir seluruh kecamatan ada,” cetusnya.
Dia menegaskan SSB BPBA berkomitmen membantu pemerintah KLU dalam menyiapkan bibit atlet sepak bola andal. Ketika daerah membutuhkan peserta didik untuk tampil di kejuaraan, SSB BPBA memastikan siap memfasilitasi. ”Kalau dibutuhkan daerah silahkan bawa,” pungkasnya. (*/r12)
Editor : Rury Anjas Andita