Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Job Fair Pemda KLU Tawarkan 600 Lowongan Pekerjaan, Langkah Turunkan Angka Kemiskinan

Lombok Post Online • Kamis, 12 Juni 2025 | 16:54 WIB

 

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
 

LombokPost - Pemda Kabupaten Lombok Utara (KLU) menggelar job fair mulai Rabu (11/6).

Pembukaan bursa kerja tersebut menyediakan lapangan pekerjaan untuk 600 orang yang tersebar di 35 perusahaan.

Job fair digelar di halaman Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP-Naker).

”Ini merupakan kegiatan yang rutin diselenggarakan setiap tahun,” kata Bupati KLU Najmul Akhyar.

Najmul menerangkan job fair ini sebagai upaya pemerintah dalam menyediakan lapangan kerja. Sehingga nantinya diharapkan berdampak terhadap penurunan angka kemiskinan di KLU.

”Persentase kemiskinan kita masih tergolong tinggi,” katanya.

Dia menilai pembukaan bursa kerja harus lebih sering. Tidak hanya sekali setahun, setidaknya dua kali dalam satu tahun.

”Tentu ini butuh kolaborasi dengan perusahaan, karena mereka yang menyediakan lapangan pekerjaan,” imbuhnya.

Kendati begitu, pihaknya juga meminta agar OPD terkait serta perusahaan yang akan mencari kerja ikut dalam melakukan peningkatan kapasitas terhadap calon pekerja lokal yang ada di daerah. Sebab, ini menjadi tuntutan yang harus terpenuhi.

”Mari kita bersama sama supaya menyiapkan anak-anak kita sebelum masuk ke pasar kerja. Minimal ketika perusahaan membutuhkan pekerja yang memiliki keterampilan Bahasa Inggris, maka mereka sudah siap pakai,” tuturnya.

Bupati dua periode ini menyampaikan persoalan keterampilan menjadi salah satu kendala bagi para pencari kerja. Sebab tidak semua anak-anak di Lombok Utara, apalagi yang lulusan SMA dan SMK, kadang tidak memiliki skill yang dibutuhkan di pasar kerja.

Inilah yang dinilainya menjadi PR bersama. Baik pemerintah daerah maupun perusahaan, agar ikut serta menyiapkan para pekerja yang memiliki keterampilan. Apalagi saat ini sudah ada beberapa perusahaan yang justru menggunakan pegawai lokal. Sehingga peningkatan kapasitas sudah menjadi keharusan.

”Seperti di Lombok Golf Kosaido, 90 persen lebih itu pekerjanya adalah anak-anak kita dengan UMK yang sudah sesuai ketentuan daerah. Kami harap perusahaan lain juga mengikuti cara ini sehingga masyarakat kita jadi sejahtera,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP-Naker KLU Evi Winarni mengaku perusahaan yang terlibat dalam job fair kali ini meningkat dari tahun sebelumnya. Dia berharap, masyarakat yang ikut melamar bisa terserap 100 persen. Sehingga angka pengangguran dan kemiskinan bisa menurun.

Perusahaan yang ikut job fair paling banyak dari tiga gili. Tetapi ada juga beberapa perusahaan di luar gili. ”Kegiatan ini akan terus kita selenggarakan, karena ini juga keinginan pimpinan. Maka kita adakan minimal dua kali dalam setahun,” pungkasnya.

Sementara itu, Rizky salah satu peserta Job Fair mengatakan sangat bersyukur dengan pembukaan lowongan pekerjaan bagi masyarakat KLU. Ini merupakan upaya sangat bagus dalam menekan angka pengangguran.

COBA PERUNTUNGAN: Para pencari kerja melamar di job fair yang digelar Pemda KLU, Rabu (11/6).
COBA PERUNTUNGAN: Para pencari kerja melamar di job fair yang digelar Pemda KLU, Rabu (11/6).

Rizky sendiri mengetahui adanya bursa kerja dari temannya. Dia mendaftar sebagai karyawan di sebuah perusahaan di Gili Trawangan. ”Saya lulusan SMA, pilih lowongan house keeping,” tutupnya. (bib/r8)

Editor : Pujo Nugroho
#pekerja lokal #KLU #lapangan pekerjaan #job fair #opd