LombokPost - Kasus kematian seorang remaja perempuan di Pantai Nipah, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, masih menjadi misteri.
Polres Lombok Utara menegaskan bahwa penyelidikan masih berjalan dan belum ada penetapan tersangka.
Kasi Humas Polres Lombok Utara IPDA Made Wiryawan menyampaikan, saat ini masih proses penyidikan.
Sampel darah yang ditemukan di lokasi kejadian sudah dikirim ke laboratorium forensik di Jakarta.
”Hari ini sampel darah itu berangkat ke Jakarta, ke forensik darah karena pemeriksaan hanya bisa dilakukan di sana. Jadi statusnya masih lidik di Satreskrim,” jelasnya, Selasa (2/9).
Made juga menepis kabar adanya pelaku yang sudah diamankan. Dia menerangkan, memang sempat ada seseorang yang diduga sebagai pelaku dan telah dimintai keterangan pihak berwajib. ”Belum ada yang diamankan,” katanya.
Dalam pemeriksaan ini, polisi malah berhasil mengungkap kasus lain. Made menerangkan, orang tersebut ternyata pelaku kasus penganiayaan berbeda.
”Ada ungkap kasus lain dan ia pelaku penganiayaan,” terang Made lagi.
Seperti yang diketahui, pada Rabu (27/8) lalu, dua remaja yang semula hanya ingin menikmati matahari terbenam berujung ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Pantai Nipah.
Satu orang tak sadarkan diri, dan satu orang lagi ditemukan meninggal dunia.
Korban meninggal dunia adalah seorang perempuan berinisial MVPN (19), asal Pejanggik Pajang, Mataram.
Sedangkan satu korban ditemukan pingsan berinisial RA. Pria berusia 19 tahun tersebut berasal dari Sumbawa.
Editor : Jelo Sangaji