Kata dia, sejauh ini progres pembngunan akses jalan terus meningkat.
Menurut Najmul, sejak periode pertama kepemimpinannya, pembangunan jalan selalu difokuskan pada sejumlah aspek strategis.
Di antaranya akses menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan, penghubung antar desa, serta jalur menuju wilayah dengan potensi ekonomi tinggi.
“Alhamdulillah, sebagian besar sudah kita selesaikan. Pertimbangannya jelas, karena daerah-daerah tertentu seperti Selelos dan sekitarnya menyimpan potensi ekonomi besar. Itu menjadi prioritas kita,” ujarnya.
Najmul menegaskan, pembangunan jalan tidak hanya soal aksesibilitas. Melainkan harus berdampak nyata pada peningkatan ekonomi masyarakat.
Contohnya jalan menuju kawasan pertanian kopi maupun jalur usaha tani yang mendukung produktivitas warga.
Meski demikian, ia mengakui masih ada sejumlah ruas jalan yang belum tertangani. Tetapi dia memastikan pembangunan jalan bukan hanya sekadar bisa dilewati, tetapi harus memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
"Jika ada yang belum selesai, Insya Allah akan kita tuntaskan secara bertahap,” tambahnya.
Najmul pun berpesan kepada masyarakat agar tetap bersabar dan saling memahami.
Pemerintah tidak menuntaskan sekaligus, mengingat keterbatasan anggaran. "Jadi pembangunan harus dilakukan secara bertahap," tutupnya.
Editor : Siti Aeny Maryam