Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Target Naik, Bapenda KLU Optimistis Capai Target PAD 2026

Habibul Adnan • Rabu, 7 Januari 2026 | 08:06 WIB
Tri Darma Sudiana
Tri Darma Sudiana

LombokPost – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lombok Utara (KLU) optimistis mampu mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2026 sebesar Rp 370 miliar.

Sejumlah strategi untuk pencapaian target yang telah ditentukan itu telah disiapkan untuk menggenjot pendapatan daerah.

Kepala Bapenda KLU Tri Darma Sudiana, mengatakan upaya peningkatan PAD dilakukan melalui sosialisasi dan silaturahmi intensif dengan para wajib pajak.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan dan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. “Berbagai strategi sudah kami siapkan,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, pada tahun 2026 Bapenda KLU juga mulai menarik pajak diving.

Penarikan pajak tersebut telah mendapat izin dari Kementerian Keuangan dan saat ini tengah dikoordinasikan dengan KPP Pratama.

“Potensi PAD dari sektor diving cukup menjanjikan. Namun untuk nilainya masih akan kami analisa, karena sebelumnya belum pernah dilakukan penarikan pajak,” jelasnya.

Target PAD 2026 sebesar Rp 370 miliar tersebut meningkat dibandingkan target PAD 2025 yang ditetapkan sebesar Rp 341 miliar.

najmilBaca Juga: Bupati Najmul Akyar: MKD Harus Jadi Garda Terdepan Jaga Moral Masyarakat Lombok Utara

Wakil Ketua DPRD KLU Hakamah menyatakan, kenaikan target PAD didasarkan pada potensi daerah yang dinilai sangat besar, khususnya dari sektor pariwisata.

Menurut politisi Partai Gerindra tersebut, kawasan wisata unggulan Tiga Gili selama ini menjadi penyumbang utama PAD Lombok Utara.

Selain itu, destinasi wisata di wilayah daratan KLU juga menunjukkan peningkatan kunjungan.

“Potensi kita memang sangat besar, terutama dari sektor pariwisata kawasan Tiga Gili. Akhir tahun pengunjung membeludak. Destinasi wisata di daratan Lombok Utara juga ramai dikunjungi,” ujar Hakamah.

Ia menambahkan, meningkatnya mobilitas wisatawan nusantara maupun mancanegara menjadi peluang besar untuk mendongkrak PAD.

Bahkan, potensi PAD Lombok Utara dinilai bisa mencapai hingga Rp 700 miliar.

“Hanya saja realisasinya masih terkendala keterbatasan fasilitas dan sistem pengelolaan yang belum optimal, terutama dalam pemanfaatan teknologi,” pungkasnya.

Editor : Akbar Sirinawa
#Target PAD #Gili Meno #Gili Trawangan #Gili Air #PAD Lombok Utara #Tiga Gili