LombokPost - Penjabat (Pj) Kepala Desa Jenggala Wahyu Aji Pratama menegaskan akan melanjutkan program yang sudah berjalan sambil membenahi sejumlah sektor prioritas. Salah satunya mengoptimalkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai sumber Pendapatan Asli Desa.
”Program kita melanjutkan apa yang sudah dilakukan. Misalnya kemarin BLT sudah kita bagikan. Ada juga program bantuan bahan pokok dan minyak,” ujar Wahyu.
Menurut dia, BUMDes Jenggala saat ini masih perlu pembenahan karena keuntungan yang didapat masih sedikit dan belum optimal. Padahal, BUMDes diharapkan menjadi salah satu andalan PADes selain Alokasi Dana Desa dan Dana Desa.
Baca Juga: Imbas 3 SPBU di Lombok Utara Tutup, Warga Mulai Kesulitan Cari BBM Eceran!
Untuk itu, sejumlah unit usaha tengah disiapkan dan dioptimalkan. Di antaranya kolam pemandian di Dusun Tanaq Song yang diarahkan menjadi pusat rekreasi. Kemudian ada pengelolaan TPS3R, usaha ayam petelur, hingga kandang sapi.
”Apa yang kurang akan dioptimalkan. Setelah model bisnisnya bagus, semoga lebih untung. Kalau BUMDes untung, pembangunan jalan dan lainnya bisa lebih cepat,” jelasnya.
Wahyu menambahkan, tahun ini DD banyak terserap untuk program Koperasi Desa Merah Putih. Akibatnya, ruang gerak untuk kegiatan lain menjadi terbatas. ”Kita tidak bisa berbuat banyak. Jadi BUMDes ini yang akan digenjot,” tandasnya.
Baca Juga: Pemda KLU Usulkan Pertamina Kelola Tiga SPBU yang Tidak Beroperasi
Ia berharap, dengan pembenahan dan pengembangan unit usaha baru, BUMDes Jenggala bisa memberi kontribusi nyata bagi pembangunan desa ke depan.
Editor : Pujo Nugroho