LombokPost - Persiapan keberangkatan jamaah calon haji asal Kabupaten Lombok Utara (KLU) memasuki tahap akhir.
Sebanyak 153 jamaah dijadwalkan berangkat menuju Tanah Suci pada 7 Mei mendatang.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah KLU H. Suparlan mengatakan, seluruh dokumen dan kebutuhan teknis sudah rampung.
Baca Juga: Nyeri Ulu Hati, Satu JCH Kloter 3 Lombok Barat Dirujuk ke RSUD NTB Saat Tiba di Asrama Haji
Saat ini pihaknya hanya tinggal menunggu pembagian koper untuk para jamaah.
”Persiapan pemberangkatan telah mencapai 95 persen,” ujarnya.
Meski demikian, jumlah jamaah yang akan diberangkatkan masih bersifat dinamis.
Baca Juga: Pertamina Siapkan 2.795 KL Avtur untuk Haji Lombok 2026, Layani 30 Kloter dan 5 Ribu Jemaah
Data sementara mencatat 153 jamaah, namun jumlah itu masih bisa berubah hingga menjelang keberangkatan.
Menurut Suparlan, perubahan dapat terjadi apabila ada jamaah yang berhalangan karena sakit atau tidak lulus pemeriksaan kesehatan.
Jika terdapat jamaah yang mundur, posisinya akan digantikan oleh jamaah cadangan berdasarkan urutan porsi di tingkat provinsi.
Baca Juga: Pemerintah Jamin Keselamatan JCH, DPR Apresiasi Sejumlah Inovasi Haji Tahun Ini
Tahun ini jamaah calon haji KLU dipastikan tergabung dalam Kloter 13. Mereka akan berangkat dalam satu rombongan bersama jamaah dari KSB dan Kota Bima.
Sementara itu, Pemda KLU sejauh ini telah mematangkan berbagai detail teknis pemberangkatan jamaah.
Pemerintah ingin memastikan keselamatan dan kenyamanan jamaah selama perjalanan menuju embarkasi.
Kabag Kesra Setda KLU H. Sudirman menegaskan, pihaknya sudah koordinasi lintas instansi.
Pemda melibatkan Satpol PP, Dinas Perhubungan, TNI, Polri, hingga unsur kesehatan guna memastikan proses pemberangkatan berjalan aman dan tertib.
Rapat koordinasi menghasilkan sejumlah keputusan penting. Salah satunya terkait penetapan rute perjalanan yang dirancang khusus agar jamaah tidak mengalami kelelahan berlebih selama perjalanan menuju embarkasi.
Pertimbangan itu dilakukan karena sebagian besar jamaah calon haji tahun ini merupakan kelompok usia rentan.
Untuk mobilisasi jamaah, pemerintah menyiapkan tiga bus besar berkapasitas 45 orang dan satu bus kecil berkapasitas 30 orang.
Pelepasan jamaah dijadwalkan berlangsung pada 7 Mei di Islamic Center Lombok Utara.
”Penerbangan menuju Tanah Suci dijadwalkan pada 8 Mei,” tutup Sudirman. (bib/r8)
Editor : Redaksi