Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pembangunan Berugaq Beleq di Kawasan Alun-alun Tioq Tata Tunaq Dipastikan Ditunda

Habibul Adnan • Selasa, 30 Juni 2026 | 11:02 WIB
DITUNDA: Kawasan Alun-alun Tioq Tata Tunaq direncanakan akan terus ditata. Tapi untuk tahun ini belum ada penataan.
DITUNDA: Kawasan Alun-alun Tioq Tata Tunaq direncanakan akan terus ditata. Tapi untuk tahun ini belum ada penataan.

LombokPost – Rencana pembangunan Berugaq Beleq di kawasan Alun-alun Tioq Tata Tunaq belum bisa direalisasikan tahun ini.

Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) memilih menunda lanjutan proyek alun-alun dan mengalihkan anggaran untuk membiayai infrastruktur yang dinilai lebih mendesak.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR-Perkim KLU Rangga Wijaya mengatakan, rencana pembangunan Berugaq Beleq, belum diusulkan dalam APBD 2026.

Termasuk juga untuk penataan beberapa infrastruktur di ruang terbuka hijau itu.

Rangga menjelaskan, keterbatasan kemampuan keuangan daerah membuat pemerintah harus menentukan skala prioritas.

“Insyaallah tahun 2027 akan dibangun lagi, itu pun tergantung anggaran,” katanya.

Baca Juga: Desa-Desa di Lombok Utara Komitmen Perangi Narkoba dari Bawah

Menurutnya, pemerintah daerah tetap berkomitmen menyelesaikan penataan kawasan alun-alun sebagai ruang terbuka hijau yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Hanya saja, pelaksanaannya harus menunggu kondisi fiskal daerah lebih memungkinkan.

Pasalnya, masih banyak kebutuhan infrastruktur dasar yang harus didahulukan.

Di antaranya pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bayan, pembangunan Gedung Inspektorat KLU yang belum terbangun pascagempa 2018.

Kemudian adanya juga pembangunan gapura batas kabupaten, hingga peningkatan ruas jalan di sejumlah wilayah.

Baca Juga: DPRD Dorong Kenaikan Gaji Guru Honorer Lombok Utara

“Anggaran pembangunan alun-alun memang tidak kami usulkan untuk dibahas bersama DPRD. Program yang lebih mendesak menjadi prioritas,” jelasnya.

Selain infrastruktur dasar, pemerintah juga mengalokasikan anggaran untuk pembangunan Youth Center senilai Rp 1,8 miliar.

Fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi ruang kreativitas dan pengembangan bakat generasi muda di Kabupaten Lombok Utara.

Sebelumnya, Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar menjelaskan kawasan Alun-alun Tioq Tata Tunaq dirancang bukan sekadar ruang terbuka hijau, tetapi menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Keberadaan Berugaq Beleq menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung fungsi tersebut.

Baca Juga: Progres Kantor Inspektorat KLU Capai 10 Persen

Menurut Najmul, pembangunan Berugaq Beleq bagian dari penataan menyeluruh kawasan alun-alun agar lebih tertata, nyaman, dan ramah.

Dengan konsep tersebut, alun-alun diharapkan menjadi ruang publik yang hidup sekaligus mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup sehat.

Editor : Jelo Sangaji
#alun-alun tioq tata tunaq #beeugaq beleq #tunda pembangunan beeugaq beleq #alun-alun lombok utara