Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Desa Bentek Kedepankan Musyawarah dalam Selesaikan Masalah

Habibul Adnan • Selasa, 30 Juni 2026 | 11:33 WIB
Warna Wijaya
Warna Wijaya

LombokPost – Desa Bentek, Kecamatan Gangga, menjadi salah satu di Lombok Utara yang ditetapkan sebagai percontohan Program Kampung Rekonsiliasi dan Perdamaian (Kampung REDAM).

Penetapan tersebut bentuk apresiasi karena Desa Bentek dinilai berhasil menjadi pioneer perdamaian.

Selain Desa Bentek, tiga desa lain yang ditunjuk adalah Desa Tanjung, Desa Pemenang Timur, dan Desa Genggelang.

Penetapan itu oleh Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (Kanwil KemenHAM) NTB.

Kepala Desa Bentek Warna Wijaya mengatakan, desanya menjadi role model Kampung REDAM karena mampu menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat melalui pendekatan kearifan lokal.

Baca Juga: Desa Tanjung Kesulitan Cari Lahan untuk Bangun KDMP

Selama ini berbagai persoalan lebih banyak diselesaikan melalui musyawarah dan mediasi di tingkat Majelis Krama Desa (MKD).

Menurut Warna, pendekatan tersebut terbukti mampu menjaga kondusivitas. Yaitu dengan tetap memperkuat nilai dan budaya perdamaian di tengah masyarakat.

Sebagai tindak lanjut penetapan Kampung REDAM, pemerintah desa bersama Kanwil KemenHAM akan membentuk pegiat HAM dan kader perdamaian.

Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan menuju Desa Sadar HAM. "Setelah itu kami diarahkan menjadi Desa Sadar HAM," katanya.

Ia menjelaskan, tim dari Kementerian HAM juga menggali berbagai praktik yang selama ini diterapkan Desa Bentek dalam menjaga harmoni sosial.

Baca Juga: Petani di Lombok Utara Terima Alat Pengolahan Jagung

Salah satu yang menjadi perhatian adalah konsistensi desa menerapkan 12 nilai perdamaian dalam kehidupan bermasyarakat.

Penerapan 12 nilai perdamaian itu di antaranya, toleransi, musyawarah, keadilan, kerja sama, hingga penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Warna mengaku, itu yang selama ini menjadi pedoman dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tingkat desa.

Editor : Kimda Farida
#kampung redam lombok utara #desa sadar perdamaian #Desa Bentek #Warna Wijaya #desa bentek Lombok utara