Lombok Utara Luncurkan Lima Inovasi Hasil PKN

Habibul Adnan • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 13:48 WIB
PROYEK PERUBAHAN: Wabup Kusmalahadi meluncurkan lima inovasi hasil PKN Tingkat II Angkatan XIII Tahun 2026.
PROYEK PERUBAHAN: Wabup Kusmalahadi meluncurkan lima inovasi hasil PKN Tingkat II Angkatan XIII Tahun 2026.

LombokPost – Pemda Kabupaten Lombok Utara (KLU) secara resmi meluncurkan lima inovasi pada Rabu (16/9).

Inovasi yang disebut sebagai proyek perubahan tersebut merupakan hasil Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XIII Tahun 2026.

Lima inovasi tersebut masing-masing SINTESA-KLU dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), AKSI BUMDes Lombok Utara dari Dinas Pengendalian Penduduk, KB, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DP2KBPMD). Kemudian GILI TRAMENA BERSERI dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Dua inovasi lainnya yakni MELBAO dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta SIAP UMKM KLU dari Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag).

Peluncuran dilakukan Wakil Bupati KLU Kusmalahadi Syamsuri didampingi Sekda Sahabudin.

Wabup mengapresiasi para peserta PKN II yang telah menghasilkan sejumlah inovasi melalui proyek perubahan.

Kusmalahadi menegaskan, tantangan pembangunan daerah semakin kompleks. Di sisi lain, KLU memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai ekonomi, pariwisata hingga potensi desa. 

Baca Juga: Pemda KLU Mulai Antisipasi Kebakaran Rumah Adat

Kondisi tersebut membutuhkan tata kelola pemerintahan yang mampu beradaptasi dan melahirkan terobosan baru.

“Untuk menjawab berbagai persoalan tersebut, tentu dibutuhkan inovasi-inovasi,” katanya.

Selain inovasi, Wabup juga menekankan agar ada integrasi data antarpelayanan dan OPD.

Selama ini, data pemerintahan masih tersebar dan dikelola masing-masing perangkat daerah.

Ke depan, Pemkab KLU ingin data tersebut dapat terintegrasi dalam satu sistem. Integrasi dinilai penting untuk mempercepat monitoring, evaluasi hingga pengambilan kebijakan. “Kalau memungkinkan, kita satukan dalam satu data,” tegasnya.

Menurut dia, ketersediaan data yang terintegrasi akan memudahkan pemangku kebijakan memperoleh informasi secara lebih lengkap. Dengan demikian, keputusan yang diambil telah didukung data yang lebih cepat dan akurat.

Baca Juga: Gaji PPPK Paro Waktu Lombok Utara Ditarget Cair Oktober

Kepala BPKAD KLU Malasiswadi menyampaikan bahwa proyek perubahan diharapkan tidak berhenti sebagai pemenuhan tahapan pelatihan.

Tetapi berlanjut menjadi sistem kerja yang memberikan manfaat bagi pemerintah maupun masyarakat. “Mampu menghasilkan outcome dan manfaat nyata,” ungkapnya.

Dukungan seluruh stakeholder juga dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan proyek perubahan.

Malasiswadi berharap inovasi yang lahir dari PKN II dapat menjadi bagian dari budaya kerja sekaligus mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan di daerah.

Baca Juga: Warga Apresiasi Pelayanan Adminduk Dinas Dukcapil KLU hingga ke Desa

Dia juga memberikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang telah terlibat dalam penyusunan dan pelaksanaan lima proyek perubahan tersebut.

Sinergi antarpihak diharapkan terus terjaga untuk melahirkan inovasi baru yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah.

Editor : Kimda Farida
luncurkan lima inovasi proyek perubahan pelatihan kepemimpinan nasional Pemda KLU