LombokPost – Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz kembali menjadi sorotan utama jelang Roland Garros 2026. Dua bintang muda ini memimpin daftar peserta turnamen Grand Slam lapangan tanah liat yang dipastikan berlangsung sengit.
Rivalitas keduanya masih segar di ingatan publik setelah final epik tahun lalu, ketika Alcaraz melakukan comeback luar biasa dengan menyelamatkan tiga match point sebelum menang dalam lima set dramatis.
Dominasi mereka juga tak terbantahkan. Dalam sembilan Grand Slam terakhir, Sinner dan Alcaraz bergantian mendominasi. Bahkan, Alcaraz baru saja menorehkan sejarah dengan menjuarai Australian Open 2026 dan menjadi petenis pria termuda yang menyelesaikan Career Grand Slam.
Kini, giliran Sinner yang memburu pencapaian serupa. Petenis Italia itu hanya membutuhkan gelar Roland Garros untuk melengkapi koleksi empat Grand Slam-nya.
Tak hanya dua nama tersebut, persaingan juga akan diramaikan oleh Alexander Zverev yang menjadi finalis 2024, serta Novak Djokovic, juara tiga kali yang masih lapar gelar.
Djokovic datang dengan ambisi besar. Selain ingin kembali berjaya di Paris, ia juga membidik sejarah sebagai pemilik gelar Grand Slam ke-25—rekor tertinggi di tenis putra maupun putri.
Menariknya, seluruh pemain Top 10 dunia versi ATP PIF dipastikan tampil. Nama-nama seperti Daniil Medvedev, Taylor Fritz, Alex de Minaur, Ben Shelton, hingga Felix Auger-Aliassime siap memberi kejutan.
Perhatian juga tertuju pada Lorenzo Musetti. Musim lalu, ia mencatat sejarah sebagai petenis Italia pertama yang mencapai semifinal di seluruh turnamen ATP Masters 1000 lapangan tanah liat serta Roland Garros dalam satu musim. Sayangnya, langkahnya terhenti di semifinal Paris akibat cedera saat menghadapi Alcaraz.
Sementara itu, Medvedev masih berusaha memecah kebuntuannya di Roland Garros. Hasil terbaiknya sejauh ini hanya mencapai babak keempat, masing-masing pada 2022 dan 2024.
Dengan komposisi pemain elite yang lengkap, Roland Garros 2026 diprediksi menjadi ajang pertarungan generasi—antara dominasi Sinner-Alcaraz, ambisi Djokovic, hingga kejutan dari para penantang muda.
Editor : Rury Anjas Andita