LombokPost – Alexander Zverev memastikan diri ke final Mutua Madrid Open usai menundukkan Alexander Blockx dengan skor 6-2, 7-5, Jumat malam waktu setempat. Kemenangan ini membuka jalan duel panas melawan petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner.
Tampil solid sejak awal, Zverev mendominasi set pertama sebelum mendapat perlawanan sengit di set kedua. Namun pengalaman berbicara. Petenis Jerman itu mengamankan kemenangan dalam 1 jam 35 menit untuk mengunci tiket final pertamanya musim ini.
“Saya sangat senang bisa ke final. Saya menantikan pertandingan sulit melawan Jannik,” ujar Zverev.
Baca Juga: Mirra Andreeva Bangkit Dramatis di Madrid Open 2026: Selamatkan 3 Set Point, Tembus Final WTA 1000
Dengan kemenangan ini, Zverev mencatat sejarah pribadi. Ia menjadi pemain ketiga yang mampu mencapai empat final di Madrid, menyamai legenda Roger Federer dan Rafael Nadal. Rekor impresif itu menegaskan statusnya sebagai salah satu spesialis lapangan tanah liat di ibu kota Spanyol.
Namun, tantangan terbesar sudah menanti. Di final, Zverev akan kembali berhadapan dengan Sinner dalam duel kelima beruntun di level Masters 1000. Dalam empat pertemuan terakhir, petenis Italia itu selalu menang tanpa kehilangan satu set—di Paris, Indian Wells, Miami, dan Monte-Carlo.
Sinner sendiri tengah memburu sejarah besar: menjadi pemain pertama yang meraih lima gelar ATP Masters 1000 secara beruntun sejak era 1990. Dominasi tersebut membuatnya kembali ke puncak ranking dunia dan menjadi pemain paling konsisten musim ini.
Meski demikian, Zverev punya modal penting: pengalaman dan rekor apik di Madrid, termasuk dua gelar juara sebelumnya. Ia optimistis bisa memberi perlawanan berbeda kali ini.
“Dia sedang bermain luar biasa dan terlihat sangat nyaman. Tapi mungkin di final nanti saya bisa membuatnya sedikit lebih kesulitan,” kata Zverev.
Di sisi lain, langkah Alexander Blockx patut diapresiasi. Meski kalah, petenis 21 tahun itu mencatat lonjakan besar dengan menembus semifinal Masters 1000 pertamanya. Ia bahkan mengalahkan sejumlah pemain top seperti Felix Auger-Aliassime, Casper Ruud, dan Francisco Cerundolo sepanjang turnamen.
Final Madrid kini menjadi panggung besar: apakah Zverev mampu menghentikan laju Sinner, atau justru petenis Italia itu menuntaskan misinya mengukir sejarah baru?
Editor : Rury Anjas Andita