LombokPost – Roland Garros 2026 tidak hanya melahirkan juara Grand Slam baru, tetapi juga memicu perubahan besar dalam peringkat dunia tenis putri. Sorotan utama tertuju pada Maja Chwalinska yang mencatat salah satu lompatan ranking paling spektakuler musim ini.
Petenis Polandia berusia 24 tahun itu melesat 93 peringkat sekaligus, dari posisi 114 dunia ke peringkat 21 WTA setelah menembus final Roland Garros sebagai pemain kualifikasi. Sementara itu, juara baru Mirra Andreeva juga menuai hasil besar dengan naik ke posisi enam dunia, ranking tertinggi dalam kariernya.
Andreeva Resmi Masuk Elite Dunia
Kesuksesan menjuarai Roland Garros 2026 membawa Andreeva ke level baru dalam kariernya. Petenis Rusia berusia 19 tahun tersebut menjadi juara Grand Slam pertama kali ke-62 di Era Terbuka.
Gelar di Paris menjadi trofi terbesar sepanjang karier Andreeva sekaligus gelar keenam di level WTA Tour. Ia juga menyamai koleksi tiga gelar musim ini milik petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka.
Berkat keberhasilan tersebut, Andreeva naik dua posisi dari peringkat delapan ke peringkat enam dunia. Itu menjadi ranking tertinggi yang pernah dicapainya.
Perjalanan Andreeva di Roland Garros memang terbilang istimewa. Dalam empat penampilannya di Paris, ia sudah mengoleksi rekor 18 kemenangan dan hanya tiga kekalahan di babak utama.
Chwalinska Jadi Sensasi Terbesar Roland Garros
Jika Andreeva menjadi juara, maka Chwalinska adalah kisah dongeng terbesar turnamen tahun ini. Datang ke Paris dengan status peringkat 114 dunia, Chwalinska berhasil mencetak sejarah sebagai pemain kualifikasi kedua di Era Terbuka yang mampu mencapai final Grand Slam setelah Emma Raducanu di US Open 2021.
Perjalanan luar biasanya semakin mengesankan karena sebelum Roland Garros 2026, ia belum pernah sekalipun mengalahkan pemain Top 50 dunia. Namun dalam dua pekan di Paris, Chwalinska berhasil menumbangkan sederet nama besar seperti Zheng Qinwen, Elise Mertens, Maria Sakkari, Anna Kalinskaya, hingga Diana Shnaider.
Hasil tersebut membuatnya melesat dari luar Top 100 langsung ke peringkat 21 dunia. Chwalinska menjadi salah satu pemain dengan kenaikan ranking terbesar sepanjang musim 2026.
Baca Juga: Alexander Zverev ke Final Roland Garros 2026, Kesempatan Emas Akhiri Kutukan Grand Slam
Kostyuk dan Shnaider Ikut Panen Ranking
Roland Garros 2026 juga menjadi panggung terobosan bagi Marta Kostyuk dan Diana Shnaider yang sama-sama mencapai semifinal Grand Slam pertama dalam karier mereka.
Kostyuk, yang sebelumnya mencatat 17 kemenangan beruntun di lapangan tanah liat, naik tiga tingkat ke posisi 12 dunia. Ranking tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang karier petenis Ukraina itu.
Sementara itu, Shnaider kembali ke jajaran 20 besar dunia setelah melonjak tujuh peringkat dari posisi 23 ke posisi 16.
Anna Kalinskaya juga menikmati dampak positif dari penampilannya di Paris. Perempat final Roland Garros mengantarkannya kembali ke Top 20 untuk pertama kalinya sejak Februari 2025, tepatnya di posisi 20 dunia.
Alexandra Eala Terus Menanjak
Petenis muda Filipina Alexandra Eala turut mencuri perhatian setelah menjuarai turnamen WTA 125 Birmingham. Keberhasilan tersebut membuat Eala naik empat peringkat ke posisi 33 dunia, semakin mendekati debut di Top 30 WTA.
Di sisi lain, finalis Birmingham Nikola Bartunkova juga mencatat ranking tertinggi kariernya dengan naik delapan posisi ke peringkat 61 dunia.
Baca Juga: Mirra Andreeva Tembus Final Roland Garros 2026, Hentikan Laju Marta Kostyuk yang Tak Terkalahkan
Debut Top 100 untuk Korneeva
Nama lain yang patut diperhatikan adalah Alina Korneeva. Petenis Rusia berusia 18 tahun itu akhirnya menembus Top 100 dunia untuk pertama kalinya setelah mencapai babak kedua Roland Garros.
Korneeva naik 21 tingkat ke posisi 96 dunia dan menjadi salah satu talenta muda paling menjanjikan di WTA Tour saat ini.
Sementara itu, Petra Marcinko juga mencatat tonggak penting dengan masuk Top 50 untuk pertama kali. Petenis Kroasia tersebut kini menempati posisi 50 dunia.
Editor : Rury Anjas Andita