LombokPost – Petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka menunjukkan kelasnya di turnamen Berlin Open 2026. Unggulan teratas itu menyingkirkan Ekaterina Alexandrova dua set langsung 6-4, 6-4 untuk memastikan tempat di perempat final.
Bertanding di Stadion Steffi Graf, Rabu (18/6), Sabalenka hanya membutuhkan waktu 1 jam 21 menit untuk meredam perlawanan lawannya. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi yang kelima bagi petenis Belarusia itu dalam sembilan pertemuan melawan Alexandrova sejak 2017.
Hasil ini juga mempertegas dominasi Sabalenka di lapangan rumput. Ia kini unggul 2-1 atas Alexandrova dalam pertemuan di permukaan tersebut dan berhasil mencapai perempat final Berlin untuk tahun ketiga secara beruntun.
"Dia lawan yang sangat tangguh, terutama di lapangan rumput. Saya sangat senang dengan cara saya mengatasi pertandingan ini," ujar Sabalenka seusai laga.
Petenis berusia 28 tahun itu tampil nyaris sempurna sepanjang pertandingan. Servis keras, pengembalian bola agresif, serta minim kesalahan menjadi kunci kemenangan.
Statistik menunjukkan Sabalenka hanya melakukan 10 unforced error, sementara mampu menghasilkan 20 winner. Kombinasi tersebut membuat Alexandrova kesulitan menemukan ritme permainan terbaiknya.
Pada set pertama, Sabalenka tampil sangat dominan saat melakukan servis pertama. Ia hanya kehilangan satu poin dari 14 poin servis pertama yang dimainkan dan memenangkan 13 di antaranya.
Senjata utama Sabalenka lainnya datang dari forehand yang begitu mematikan. Enam winner forehand tercipta pada set pembuka dan berperan besar dalam menjaga tekanan kepada Alexandrova.
Momentum kemenangan mulai terlihat saat skor imbang 4-4 pada set pertama. Sabalenka kemudian memenangkan 12 poin beruntun, merebut break krusial, lalu menutup set pertama dengan servis sempurna.
Baca Juga: Ben Shelton Juara Stuttgart 2026, Kalahkan Taylor Fritz dan Sabet Gelar Perdana di Lapangan Rumput
Tekanan sempat datang pada set kedua ketika Alexandrova berhasil menciptakan lima break point. Namun Sabalenka menunjukkan mental juara dengan menyelamatkan empat di antaranya atau setara 80 persen peluang break yang dihadapi.
Ketangguhan tersebut membuat Sabalenka mampu mengamankan kemenangan straight set tanpa harus menjalani tie-break.
Keberhasilan ini sekaligus memperpanjang catatan impresifnya menghadapi petenis Republik Ceko. Sudah 361 hari sejak terakhir kali Sabalenka kalah dari pemain asal negara tersebut.
Kekalahan terakhir itu terjadi di Berlin tahun lalu ketika Marketa Vondrousova menghentikan langkahnya di semifinal sebelum akhirnya menjadi juara.
Baca Juga: Donna Vekic Juara Queen’s 2026, Hancurkan Emma Raducanu dan Ukir Rekor Bersejarah
Pada babak perempat final, Sabalenka akan menghadapi kejutan turnamen, Nikola Bartunkova. Pertemuan tersebut menjadi yang pertama bagi kedua pemain. Sabalenka mengaku sudah mengamati permainan calon lawannya tersebut.
"Saya suka cara dia bermain. Dia memiliki variasi, bermain sangat cerdas, dan merupakan pemain yang menarik untuk ditonton. Saya sangat menantikan pertandingan melawannya," kata Sabalenka.
Editor : Rury Anjas Andita